Jakarta, Channelsatu.com – PT Dyandra Media International, Tbk (Dyandra) dengan kode saham DYAN mengumumkan laporan keuangan yang telah diaudit untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025. Perseroan mencatatkan pendapatan Rp1,219 triliun dan laba bersih Rp30,87 miliar, dengan kontribusi terbesar dari segmen Event/Exhibition Organizer senilai Rp977,6 miliar atau 80% dari total pendapatan.
Direktur Utama Dyandra, Daswar Marpaung, mengatakan:
“Meskipun permintaan industri MICE menurun akibat efisiensi anggaran pemerintah dan kondisi ekonomi global, kami tetap fokus pada penyelenggaraan IP Event seperti IIMS dan IFEX yang memiliki nilai kekayaan intelektual tinggi dan potensi pertumbuhan jangka panjang. Strategi ini membuat Dyandra lebih sustain dan fleksibel menghadapi tren pasar.”
Manajemen juga berhasil menekan operating expenses sebesar Rp329,1 miliar, turun 5% dari tahun 2024, sebagai bentuk efisiensi biaya yang terukur. Dyandra terus menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak, termasuk pemindahan event ke lokasi yang lebih luas seperti Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, untuk memberikan kenyamanan lebih bagi peserta.
Sejumlah event besar telah diselenggarakan pada awal 2026, termasuk IIMS dan IFEX, yang menjadi indikator positif reputasi Dyandra di industri MICE Indonesia. Perseroan optimis kinerja kuartal I-2026 akan terus menunjukkan pertumbuhan positif.
Line-up event mendatang mencakup The 50th IPA Convention and Exhibition (20-22 Mei 2026, ICE BSD), IIMS Surabaya (27-31 Mei 2026), Indonesia Women Fest (29-31 Mei 2026), dan IFRA Business Expo (28-30 Agustus 2026). Sementara bisnis promotor musik menghadirkan konser internasional seperti aespa LIVE TOUR dan NCT WISH di Jakarta.
Dyandra menegaskan bahwa fokus pada IP Event dan kolaborasi strategis menjadi kunci keberhasilan perseroan di tengah tantangan industri MICE yang dinamis. ich
