Kota Bekasi, Channelsatu.com – Senyum bahagia terpancar dari keluarga pahlawan nasional Sayuti Melik, sosok yang dikenal sebagai pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, setelah menerima undangan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI.
Undangan dari Istana tersebut diantarkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe bersama jajaran Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).
Kedatangan jajaran tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus perhatian pemerintah kepada keluarga salah satu tokoh penting dalam sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
“Kami mengantarkan undangan HUT RI 81 dari Pak Presiden Prabowo, ini merupakan penghormatan dari beliau kepada keluarga pahlawan nasional Pak Sayuti Melik yang merupakan pengetik naskah Proklamasi,” ucap Wakil Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe.
Undangan berwarna biru muda dengan lambang Garuda tersebut diterima langsung oleh Treyzia Noviani (65), istri Heru Baskoro (84) yang merupakan putra Sayuti Melik.
Treyzia mengaku terkejut sekaligus bahagia ketika mengetahui undangan dari Presiden tersebut diantarkan langsung ke kediamannya oleh Wakil Wali Kota Bekasi bersama jajaran Setneg.
“Ada yang mengetuk rumah, dan ternyata undangan dari Pak Presiden diantar langsung oleh Pak Wakil Wali Kota serta jajaran Setneg. Kami ucapkan terima kasih dan bahagia rasanya,” ungkap Treyzia.
Bagi keluarga Sayuti Melik, undangan tersebut tidak hanya menjadi kehormatan bagi keluarga, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan terhadap jasa dan perjuangan para tokoh yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia.
Sebagai pengetik naskah Proklamasi, nama Sayuti Melik memiliki tempat penting dalam sejarah bangsa. Peran tersebut menjadi bagian dari rangkaian peristiwa yang menandai lahirnya Indonesia sebagai negara merdeka pada 17 Agustus 1945.
Penyerahan undangan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa momentum HUT ke-81 RI tidak hanya menjadi perayaan bagi masyarakat luas, tetapi juga menjadi kesempatan untuk kembali mengenang jasa para pahlawan dan keluarga yang meneruskan nilai-nilai perjuangan mereka. ich
