Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan Rangkul Konfederasi Buruh, Perkuat Komunikasi dan Stabilitas Kamtibmas Jawa Barat

Share

Kota Bogor, Channelsatu.com – Silaturahmi dan Dialog Kamtibmas yang digelar Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan bersama sejumlah pimpinan konfederasi buruh di Hotel Horison Bandung, menjadi ruang komunikasi terbuka yang memperlihatkan kedekatan antara aparat kepolisian dan elemen pekerja. Acara yang berlangsung hangat sejak pukul 19.30 WIB itu dihadiri puluhan pimpinan serikat buruh dari berbagai federasi besar di Jawa Barat, menegaskan komitmen bersama menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat kesejahteraan pekerja di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan itu, para pimpinan buruh dari berbagai konfederasi hadir, mulai dari KSPSI, FSP LEM SPSI, GASPERMINDO, FSPM, SPN, FSPMI, KEP KSPI, SPTI SPSI, KSPN, GOBSI, PPMI, KASBI, FSP TSK SPSI, SBSI ’92, FSP KAHUT SPSI, SARBUMUSI, FSP RTMM SPSI, KSBSI, BISS, hingga Gabungan SP/SB Jabar. Tingkat kehadiran yang luas menggambarkan pentingnya komunikasi lintas organisasi untuk merawat suasana ketenagakerjaan yang konstruktif di provinsi dengan basis industri terbesar di Indonesia ini.

Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan menyampaikan bahwa kesejahteraan masyarakat, termasuk kelompok buruh, merupakan pilar penting dalam menciptakan stabilitas sosial Jawa Barat. Menurutnya, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai pihak yang memahami kebutuhan, aspirasi, dan dinamika ketenagakerjaan di lapangan. “Kesejahteraan buruh adalah bagian dari stabilitas sosial yang harus kita jaga bersama,” kata Kapolda di hadapan para pimpinan federasi.

- Advertisement -

Dalam dialog tersebut, Kapolda menegaskan kesiapannya menyerap dan menyampaikan seluruh masukan buruh langsung dalam pertemuan bersama Gubernur Jawa Barat. Ia memastikan Polda Jabar akan memfasilitasi pertemuan formal agar komunikasi antara serikat buruh dan pemerintah daerah berlangsung lebih efektif dan terarah. Upaya ini dinilai penting untuk memastikan kebijakan terkait ketenagakerjaan, termasuk isu upah, dapat dirumuskan secara adil dan mempertimbangkan suara para pekerja.

Kapolda Jabar juga menyinggung pentingnya kelayakan upah sebagai fondasi kesejahteraan buruh. Ia menyebut kenaikan upah setiap tahun sebagai hal wajar yang layak diperjuangkan. Polda Jabar, katanya, memiliki komitmen kuat untuk mengawal perjuangan buruh, khususnya dalam pemenuhan hak-hak pekerja sesuai regulasi yang berlaku. “Kepolisian berada di barisan yang membela hak pekerja,” tegasnya dalam forum tersebut.

Selain isu upah, Irjen Rudi Setiawan mengajak seluruh pimpinan serikat pekerja menjaga komunikasi yang sehat dan terbuka dengan Polda Jabar agar setiap dinamika ketenagakerjaan dapat diselesaikan melalui dialog, bukan konflik. Ia mengingatkan pentingnya keikhlasan para pemimpin serikat dalam memperjuangkan hak anggota serta menjaga persatuan buruh sebagai kekuatan strategis dalam ekosistem ketenagakerjaan.

Para pimpinan buruh merespons positif ajakan Kapolda dan menilai dialog seperti ini penting untuk menghapus jarak antara buruh dan aparat keamanan. Ruang diskusi terbuka ini juga memberikan kesempatan bagi setiap organisasi untuk menyampaikan persoalan faktual yang dihadapi buruh di lapangan. Konsolidasi bersama dengan kepolisian dinilai dapat meminimalkan potensi gesekan dan memperkuat penyelesaian masalah secara damai.

- Advertisement -

Kegiatan silaturahmi ditutup dengan diskusi bersama yang berlangsung hangat dan penuh rasa kebersamaan. Komitmen untuk menjaga kondusivitas Jawa Barat semakin menguat, sejalan dengan harapan bahwa sinergi antara Polri dan serikat buruh dapat menciptakan iklim ketenagakerjaan yang aman, produktif, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan jangka panjang. Pertemuan ini menjadi langkah penting memperkuat hubungan antara aparat keamanan dan kelompok pekerja dalam menjaga harmonisasi industri di Jawa Barat. ich

Read more

NEWS