Kota Tangerang, Channelsatu.com – Suasana semarak menyelimuti halaman Pusat Pemerintahan Kota Tangerang saat 60 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dilepas secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menuju Jumbara PMR IV tingkat Provinsi Banten, Senin (30/6/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting pembinaan karakter dan semangat kemanusiaan bagi generasi muda.
Kontingen PMI Kota Tangerang yang terdiri dari PMR Mula, Madya, dan Wira tersebut akan mengikuti rangkaian kegiatan di Taman Wisata MBS Serang, membawa misi Tri Bakti PMR: menolong sesama, berkarya nyata, dan siap menjadi relawan masa depan. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam membentuk remaja berjiwa kepalangmerahan.
Dalam sambutannya, Maryono menegaskan bahwa anak-anak muda hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, pembinaan melalui organisasi seperti PMI sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini, melalui kegiatan yang menyenangkan, aplikatif, dan membangun semangat gotong royong.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan PMI dalam mendidik remaja menjadi pribadi tangguh dan berkarakter. “PMR adalah wadah strategis membentuk remaja yang memahami prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah,” tuturnya.
Jumbara, sebagai kependekan dari “Jumpa, Bakti, Gembira,” menjadi ajang rutin empat tahunan yang memadukan pelatihan, simulasi kebencanaan, kegiatan sosial, serta kompetisi inovatif berbasis keterampilan hidup dan kerja tim.
Lebih dari sekadar berkumpul, Jumbara menjadi ruang refleksi dan evaluasi sejauh mana program kepalangmerahan menyentuh remaja. Di sana, mereka saling berbagi pengalaman, belajar nilai solidaritas, serta menerapkan ilmu secara praktis dalam suasana penuh semangat.
PMI Kota Tangerang sendiri dikenal aktif dalam program pembinaan relawan kemanusiaan, dengan rekam jejak prestasi, seperti meraih juara pertama dalam Temu Karya Sukarelawan PMI Banten tahun 2022. Capaian tersebut menjadi modal moral menghadapi Jumbara kali ini.
Maryono menutup acara dengan harapan besar, “Semoga kontingen kita dapat membawa pulang bukan hanya prestasi, tapi juga pengalaman berharga dan semangat kemanusiaan yang lebih dalam.” ich
