Janur Ireng Suguhkan Horor Lebih Gelap dan Ngeri di Tahun Ini

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Film horor *Janur Ireng* garapan MD Pictures siap menguji batas keberanian penonton dengan kengerian yang lebih pekat dibanding pendahulunya, *Sewu Dino*. Mengambil inspirasi dari kisah Simple Man, film ini menyoroti kutukan janur yang menjelma menjadi teror tanpa kompromi.

Sejak trailer dirilis, banyak penonton mengaku merinding hanya dengan melihat potongan ritual mistis, rumah lawas Jawa, hingga suara gamelan yang menggema di kegelapan. Unsur-unsur lokal yang kental membuat film ini terasa lebih dekat dan mengerikan.

Sutradara Kimo Stamboel menyatakan bahwa ia sengaja menciptakan atmosfer yang membuat penonton sulit bernapas. Efek suara, tata cahaya remang, dan visualisasi ritual dijahit untuk memancing ketakutan psikologis alih-alih sekadar jumpscare.

- Advertisement -

“Horor itu soal rasa tidak nyaman yang terus menempel. *Janur Ireng* akan bikin orang merasa diawasi meski lampu sudah dinyalakan,” ujar Kimo.

Cerita berfokus pada cinta terlarang yang berujung pada kutukan janur, sebuah simbol sakral dalam budaya Jawa. Dari sanalah tragedi bermula, memunculkan teror gaib yang perlahan merenggut nyawa demi nyawa.

Keseraman film ini juga diperkuat oleh detail adegan mistis seperti ritual santet, bisikan arwah, hingga penampakan yang ditampilkan dengan nuansa realis. Penonton seolah diajak menyaksikan rekonstruksi nyata dari kisah kelam pedesaan Jawa.

Tak heran jika banyak yang memprediksi *Janur Ireng* bakal menimbulkan “trauma baru” di bioskop, sebagaimana *Sewu Dino* dulu membuat orang takut pulang sendirian.

- Advertisement -

Dengan jadwal tayang tepat di libur Natal, film ini berpotensi mencetak fenomena horor baru yang bikin penonton kembali ke bioskop bukan sekali, melainkan berkali-kali. ich

 

Read more

NEWS