Jakarta, Channelsatu.com – Jakarta memasuki usia ke-498 dengan semangat baru sebagai kota global yang berakar kuat pada budaya lokal. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan dukungannya terhadap transformasi Jakarta menjadi pusat kreatif dan berdaya saing dunia saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta.
Mengusung tema “Jakarta Kota Global dan Berbudaya”, Menteri Teuku Riefky menegaskan bahwa Kementerian Ekonomi Kreatif telah menandatangani kesepakatan kolaboratif dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kesepakatan ini mencakup aktivasi potensi ekonomi kreatif di wilayah ibu kota, mulai dari seni pertunjukan hingga kuliner urban.
Menurut Riefky, kekuatan Jakarta sebagai kota global tidak terlepas dari sejarah panjangnya sejak zaman Sunda Kelapa. Ia menegaskan bahwa pertumbuhan Jakarta harus tetap berpijak pada budaya yang inklusif dan mampu bersaing di level internasional. “Kami dukung penuh Jakarta sebagai kota global berbasis budaya dan kreativitas,” katanya.
Menteri Teuku Riefky juga menyoroti pentingnya regenerasi di sektor olahraga dan seni. Hal ini ditandai dengan pemberian penghargaan kepada para pelajar, qari/qariah, dan atlet berprestasi, termasuk anaknya, Teuku Rifat, yang meraih emas di PON 2024 dan mewakili Indonesia di AEF Cup 2025. Ini menjadi bukti keterlibatan lintas sektor dalam mendorong semangat Jakarta yang maju dan membanggakan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa peringatan HUT Jakarta kali ini merupakan titik balik penting menuju 500 tahun usia kota. Pemerintah kota mengarahkan pembangunan dengan mengintegrasikan aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya secara sinergis.
Pengembangan budaya Betawi dan sektor ekonomi kreatif menjadi fokus utama. Upaya pelestarian seni tradisi, seperti gambang keromong dan Palang Pintu, terus digaungkan dalam berbagai ruang publik, termasuk acara resmi kenegaraan seperti Rapat Paripurna HUT Jakarta ini.
Perayaan HUT juga diwarnai dengan kehadiran musisi muda Putri Ariani, pertunjukan musik hadroh, kuliner khas Betawi, serta kehadiran tokoh-tokoh nasional lintas generasi dan perwakilan negara sahabat. Semua itu mencerminkan wajah Jakarta yang plural, terbuka, dan berdaya saing.
Dengan semangat kolaboratif dan inovatif, Jakarta bersiap menatap masa depan sebagai salah satu dari 20 kota global terbaik di dunia. Seni budaya dan ekonomi kreatif menjadi kendaraan utama dalam mewujudkan visi tersebut. ich
