Intan Nurul Hikmah Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah, Kabupaten Tangerang Targetkan Kota Lebih Rapi dan Aman

Share

Kabupaten Tangerang, Channelsatu.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi memulai langkah strategis dalam pembenahan infrastruktur kota dengan merelokasi kabel udara fiber optik menjadi kabel bawah tanah. Program ini ditandai dengan seremoni pemotongan kabel oleh Intan Nurul Hikmah di Jalan Syekh Nawawi Tigaraksa, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Dinas Perhubungan, serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi wilayah Banten. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan kota yang lebih tertata, estetis, dan aman bagi masyarakat.

Wakil Bupati Intan menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan visi pembangunan “Kabupaten Tangerang Gemilang”.

- Advertisement -

“Hari ini kita memulai pemotongan kabel yang semrawut di ruas Jalan Syekh Nawawi. Target tahun ini ada 15 ruas jalan yang direlokasi ke bawah tanah, dengan 10 ruas prioritas awal termasuk Legok–Karawaci dan Syekh Nawawi Tigaraksa,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan kabel udara yang tidak tertata tidak hanya merusak wajah kota, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan. Oleh karena itu, relokasi ke sistem kabel tanam dengan pipa HDPE menjadi solusi jangka panjang.

“Kita ingin Kabupaten Tangerang benar-benar gemilang. Tidak ada lagi kabel semrawut yang mengganggu pandangan dan membahayakan warga. Penataan bawah tanah ini solusi jangka panjang untuk kota yang lebih nyaman,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DBMSDA Kabupaten Tangerang, Endang Sukendar, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari penataan infrastruktur berkelanjutan yang berorientasi pada keselamatan dan keindahan kota.

- Advertisement -

“Jalan dengan kabel menjuntai sangat berisiko. Kami memohon dukungan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung agar penataan ini bisa berjalan lancar,” ungkap Endang.

Dari sisi industri, Koordinator Wilayah Apjatel Banten, Noviana, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung program tersebut. Ia memastikan bahwa pembiayaan proyek berasal dari dana swasta sebagai bentuk kontribusi sektor telekomunikasi.

“Kami berkomitmen menyelesaikan relokasi di 15 ruas jalan dalam satu tahun ke depan. Memang ada tantangan seperti kenaikan harga bahan baku, namun kami tetap berupaya maksimal agar ke depan tidak ada lagi penggalian berulang,” jelas Noviana.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk bersabar jika terjadi gangguan lalu lintas selama proses pengerjaan berlangsung. Program ini diharapkan menjadi standar baru dalam pembangunan infrastruktur digital yang lebih ramah lingkungan dan tertata di Kabupaten Tangerang. ich

Read more

NEWS