TKDN Capai 71,75%, Hino Penuhi Regulasi TKDN Terbaru Permenperin 35/2025

Share

Channelsatu.com, Tangerang, 6 Agustus 2026 l – PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) menerima pembaruan Sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala Pusat P3DN Kementerian Perindustrian, Kris Sasono Ngudi Wibowo, kepada Repelita Ginting, Plant Manager HMMI, di ajang GIIAS 2026.

Pembaruan ini menegaskan kepatuhan Hino terhadap Peraturan Menteri Perindustrian No. 35 Tahun 2025 sekaligus komitmen meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri.

Repelita Ginting, Plant Manager HMMI, mengungkapkan bahwa,

“Pembaruan sertifikat TKDN ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Hino untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap industri manufaktur Indonesia. Semakin tinggi penggunaan komponen dalam negeri, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh industri pendukung, tenaga kerja lokal, dan ekosistem otomotif nasional. Pada akhirnya, pelanggan juga memperoleh produk yang diproduksi di Indonesia dengan standar kualitas global.”

- Advertisement -

Pencapaian TKDN Sesuai Regulasi Terbaru

Dari 46 model kendaraan Hino yang diproduksi di Indonesia, saat ini 31 model telah bersertifikat TKDN.

Sebanyak 10 model telah berhasil diperbarui sesuai ketentuan Permenperin No.35/2025 dengan nilai TKDN mencapai 71,75%. Model lainnya akan menyusul secara bertahap.

Kontribusi Hino untuk Industri Nasional

Sejak memulai produksi di Indonesia hingga Juli 2026, Hino telah memproduksi lebih dari 651.995 unit kendaraan niaga, mendukung sektor logistik, transportasi publik, konstruksi, pertambangan, hingga perkebunan.

Hino juga menjadi satu-satunya pabrik yang memproduksi sasis bus besar di Indonesia, memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor ke berbagai negara.

- Advertisement -

Tingginya kandungan lokal memperkuat rantai pasok nasional, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta menjamin ketersediaan suku cadang dan nilai tambah bagi pelanggan.

Produk buatan Indonesia dengan standar kualitas global, itulah komitmen Hino untuk kemandirian industri transportasi nasional. (*)

– Putra Bumi R 

Read more

NEWS