Jakarta, Channelsatu.com – Perayaan Hari Kartini tahun ini tampil berbeda lewat sentuhan glamor namun sarat makna yang digagas desainer Migi Rihasalay di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat. Bertempat di Tugu Kunstkring Paleis, acara tersebut menghadirkan para perempuan tangguh dalam balutan kebaya yang memancarkan keanggunan khas Indonesia.
Lebih dari sekadar pesta, pertemuan ini menjadi wadah diskusi santai yang membahas peran perempuan dalam dunia bisnis hingga isu sosial. Para tamu yang hadir merupakan figur perempuan aktif yang terus berkembang di berbagai bidang.
Migi Rihasalay sebagai tuan rumah mengungkapkan kebahagiaannya atas terselenggaranya acara tersebut. “Hari Kartini menjadi momen penting untuk saling menguatkan bahwa perempuan punya ruang besar untuk berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, konsep acara sengaja dibuat sederhana agar interaksi antar peserta lebih hangat dan bermakna. Dalam suasana santai, para perempuan ini berbagi pengalaman sekaligus memperluas jaringan profesional mereka.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah kehadiran Lianjel atau Lian Juwita yang dikenal sebagai sosok perempuan inspiratif. Kehadirannya menambah semarak acara yang dipenuhi energi positif.
Tak hanya membahas bisnis, para peserta juga menyinggung berbagai isu sosial yang membutuhkan perhatian lebih, termasuk pemberdayaan perempuan dan pendidikan. Hal ini menjadi refleksi nyata dari nilai-nilai perjuangan RA Kartini.

“Momen ini bukan hanya perayaan, tapi pengingat bahwa perempuan harus terus belajar, mandiri, dan berani mengambil peran,” ujar Migi.
Ia pun berharap kegiatan serupa bisa terus digelar untuk memperkuat solidaritas antar perempuan Indonesia. “Kartini adalah simbol keberanian. Semangat itu harus terus kita jaga dan kembangkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. ich
