Kabupaten Bogor, Channelsatu.com – Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat menangani bencana longsor yang menutup akses jalan Malasari–Nirmala di wilayah kerja UPT IJJ Wilayah VI. Penanganan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan langsung Rudy Susmanto agar akses vital masyarakat tersebut segera dapat digunakan kembali.
Berdasarkan informasi dari Diskominfo Kabupaten Bogor, tim gabungan sudah turun ke lokasi sejak malam hari untuk melakukan penanganan awal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan atau gerak cepat (gercep) dalam menghadapi dampak bencana.
Selain pembersihan material longsor secara manual, pemerintah daerah juga menyiapkan penurunan alat berat pada hari berikutnya. Upaya ini ditujukan untuk mempercepat proses evakuasi material tanah dan bebatuan yang menutup badan jalan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa keselamatan warga dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas utama dalam penanganan ini. “Kami minta seluruh tim bergerak cepat di lapangan agar akses jalan bisa segera terbuka dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” ujarnya.
Tak hanya di ruas Malasari–Nirmala, perhatian juga difokuskan pada jalur Jasinga–Koleang di Kecamatan Jasinga yang dinilai rawan longsor. Kondisi tebing tinggi tanpa tembok penahan tanah di sisi jalan menjadi ancaman serius bagi pengguna jalan.
Pemerintah Kabupaten Bogor pun telah melakukan penanganan di titik longsoran di jalur tersebut guna meminimalisasi risiko longsor susulan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi bencana lanjutan, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Sebanyak 20 personel diterjunkan dalam proses penanganan di dua lokasi tersebut. Mereka bekerja secara intensif untuk memastikan akses jalan dapat segera kembali normal dan aman dilalui masyarakat.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat melintasi jalur rawan longsor. “Kami mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” katanya.
Dengan langkah cepat dan koordinasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap proses pemulihan dapat berjalan optimal serta risiko bencana dapat ditekan seminimal mungkin. ich
