Jakarta, Channelsatu.com – Sebuah gebrakan menarik hadir di industri musik Indonesia dengan terbentuknya band bernama GankSync. Bukan band biasa, GankSync merupakan proyek kolaborasi dari dua musisi legendaris yang pernah mewarnai perjalanan musik Iwan Fals, yakni Maman Piul dengan biolanya yang khas dan Digo Dz. sang gitaris handal.
Kekuatan mereka semakin solid dengan hadirnya vokalis baru, Milano, seorang pengusaha yang memiliki timbre vokal mengingatkan pada sang maestro, Iwan Fals.
Keseriusan GankSync dalam berkarya dibuktikan dengan digelarnya syuting video klip untuk tiga lagu sekaligus pada Sabtu (19/4/2025) di Hotel Oria, Jakarta Pusat.
Maman Piul dan Digo Dz., yang menjadi nahkoda band ini, menyampaikan bahwa GankSync adalah manifestasi dari semangat yang tak pernah padam untuk terus menciptakan musik berkualitas dan relevan bagi pendengar lintas generasi.
“Kami ingin membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berkarya. Di luar negeri, banyak musisi senior yang tetap eksis dan menghasilkan karya-karya hebat.
Kami bertiga memiliki visi yang sama untuk mendobrak batasan itu di Indonesia,” ujar Maman Piul dengan nada optimis, di sela-sela proses syuting video klip lagu “Hancurkan Ego Mu”.
Semangat untuk terus maju dan menginspirasi inilah yang kemudian melahirkan GankSync, sebuah nama yang dipilih oleh Digo Dz. dan memiliki filosofi mendalam. Dibawah arahan produser Cahaya Bunga Saragih dari MPE Music, Maman Piul, Digo Dz., dan Milano siap memberikan sentuhan baru pada kancah musik Tanah Air.
Tiga lagu yang tengah digarap GankSync, yaitu “Hancurkan Egomu” dan “Lorong Kehidupan” ciptaan Maman Piul, serta “Gangsing” karya Digo Dz., menjadi representasi dari kemampuan musisi senior dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Kami ingin musik kami bisa dinikmati oleh semua kalangan, termasuk generasi muda,” kata Maman Piul.
Digo Dz. menambahkan bahwa ide pembentukan GankSync berawal dari keinginan untuk menjalin kembali silaturahmi dengan rekan-rekan musisi yang pernah bersamanya mengiringi Iwan Fals.
“Dari obrolan-obrolan reuni, tercetuslah ide untuk membuat band ini. Kehadiran Milano dengan karakter vokalnya yang kuat menjadi amunisi baru bagi kami. Nama GankSync sendiri terinspirasi dari permainan gangsing yang tetap fokus meski berputar-putar, seperti halnya musisi yang harus terus bermusik,” papar Digo.
Bagi Milano, bergabung dengan Maman Piul dan Digo Dz. adalah sebuah kehormatan dan kesempatan emas untuk belajar dan berkembang sebagai musisi. “Saya banyak belajar dari Mas Maman dan Mas Digo tentang bagaimana bermusik dan bernyanyi dengan benar. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” ungkap Milano dengan penuh rasa terima kasih.
Kiprah GankSync di industri musik sudah mulai terlihat. Di bawah manajemen Cahaya Bunga Saragih, sejumlah jadwal manggung dan promosi telah disiapkan. “Kami akan menggelar mini konser eksklusif pada 2 Mei 2025 di Oria Hotel sebagai perkenalan GankSync.
Selain itu, ada juga beberapa jadwal di luar kota yang sudah menanti. Kami berharap kehadiran GankSync dapat memberikan warna baru dan menginspirasi musisi lainnya untuk terus berkarya,” pungkas Bunga Saragih. ich
