Jakarta, Channelsatu.com – Film animasi “Jumbo” siap menggebrak pasar internasional dengan penayangan di 17 negara. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) sejak tahap awal produksi.
Visinema, rumah produksi “Jumbo”, menyampaikan apresiasi mendalam atas peran Kemenekraf yang telah menjadi katalisator kesuksesan film ini. Dukungan konkret yang diberikan membuktikan bahwa talenta animasi Indonesia mampu bersaing di panggung global.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabarekraf), Teuku Riefky Harsya, menyatakan bahwa “Jumbo” adalah contoh nyata karya animasi lokal yang mampu bersaing di pasar global.
Kemenekraf telah memberikan dukungan penuh terhadap produksi film animasi “Jumbo” sejak tahap awal, termasuk sebelum trailer resmi diluncurkan. Dukungan ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, melalui Bappenas, untuk memperkuat ekosistem animasi Indonesia.
Group President Visinema dan CEO Visinema Studios, Herry B. Salim, menyebut pencapaian ini sebagai langkah awal bagi industri animasi Indonesia untuk menciptakan evergreen intellectual property (IP) yang diakui secara global.
Founder and Group CEO Visinema, Angga Dwimas Sasongko, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan nyata yang diberikan oleh Kemenekraf/Barekraf.
Keberhasilan “Jumbo” menembus pasar internasional tidak hanya menjadi pencapaian bagi satu film, tetapi juga bukti bahwa talenta animasi Indonesia mampu menciptakan karya berstandar global.
Menekraf Riefky menegaskan komitmen Kemenekraf untuk terus mendukung industri animasi, dan percaya bahwa industri animasi di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. ich
