Festival Hari Bumi 2026 di Jabon Mekar, Aksi Nyata 700 Pelajar Jadi Harapan Baru Lingkungan

Share

Kabupaten Bogor, Channelsatu.com – Peringatan Hari Bumi 2026 di Desa Jabon Mekar, Parung, Bogor, menghadirkan wajah berbeda dari perayaan seremonial pada umumnya. Festival bertajuk “Our Power, Our Planet (Kekuatan Kita, Planet Kita)” justru menampilkan aksi nyata yang melibatkan ratusan pelajar dalam gerakan lingkungan yang konkret dan berdampak langsung.

Kegiatan yang digagas oleh Yayasan Indah Berbagi bersama Kementerian Dalam Negeri dan Ford Foundation ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor. Tidak hanya menjadi ajang edukasi, festival ini juga mempertemukan kesadaran kolektif masyarakat dalam menghadapi krisis lingkungan global yang semakin nyata.

Plh. Direktur Organisasi Kemasyarakatan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Abdul Ghofur, S.STP., M.Si., yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai contoh konkret gerakan masyarakat yang mampu menjawab tantangan lingkungan.

- Advertisement -

“Di tengah situasi global yang kompleks, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari hal sederhana. Menjaga lingkungan itu dimulai dari diri sendiri, dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten,” ujar Abdul Ghofur.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik, hingga beralih dari bahan bakar fosil. Menurutnya, langkah kecil tersebut akan berdampak besar jika dilakukan bersama-sama.

Festival ini diikuti sekitar 700 pelajar yang terlibat aktif dalam lebih dari 20 kegiatan edukatif. Mulai dari workshop daur ulang plastik, pengolahan kertas dan kardus, pembuatan eco enzyme, hingga budidaya maggot yang kini menjadi solusi pengolahan sampah organik.

Tak hanya itu, kegiatan kreatif seperti fashion show berbahan limbah dan pemutaran film edukasi turut memperkuat pesan lingkungan kepada generasi muda. Mereka tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga pelaku perubahan yang diharapkan membawa dampak jangka panjang.

- Advertisement -

Menariknya, festival ini juga tercatat sebagai bagian dari gerakan global yang diakui oleh EarthDay.org, menjadikannya salah satu dari sembilan titik di Indonesia yang masuk dalam perayaan dunia. Hal ini menunjukkan bahwa gerakan lokal mampu memberi kontribusi dalam skala global.

Kehadiran unsur pemerintah daerah seperti Camat Parung Adhi Nugraha, Kapolsek Parung Maman Firmansyah, dan Kepala Desa Jabon Mekar Ina Yuliana semakin memperkuat kolaborasi dalam gerakan ini. Dari Jabon Mekar, harapan tentang masa depan bumi yang lebih baik kembali tumbuh.

Read more

NEWS