Jakarta, Channelsatu.com – Kesuksesan film *Air Mata Di Ujung Sajadah* berlanjut ke sekuelnya dengan dukungan kuat dari sisi musik melalui single *Pura-Pura Bahagia* yang dibawakan Fadhilah Intan. Lagu ini resmi menjadi soundtrack *Air Mata Di Ujung Sajadah 2* dan menghadirkan dimensi emosional baru dalam kisah Mama Yumna.
Sebagai kelanjutan dari lagu *Dawai* yang melejitkan namanya, kehadiran *Pura-Pura Bahagia* menjadi bagian penting dalam kesinambungan cerita film. Lagu sebelumnya bahkan membawa Fadhilah menjalani tur promosi lintas negara, sebuah pencapaian signifikan bagi penyanyi muda ini.
Fadhilah mengaku keterlibatannya dalam soundtrack kedua ini bukan sekadar proyek lanjutan, melainkan perjalanan emosional yang lebih dalam. “Lagu ini punya ruh yang kuat karena ceritanya dekat dengan kehidupan banyak orang, terutama tentang ketegaran seorang ibu,” ujarnya.
Lagu ini ditulis berdasarkan sudut pandang Mama Yumna, karakter yang diperankan Citra Kirana, sosok perempuan yang memendam luka batin di balik senyum demi anaknya. Narasi tersebut diterjemahkan Fadhilah lewat warna vokal yang lembut, namun menyimpan kesedihan yang dalam.
Proses rekaman berlangsung dengan nuansa personal karena Fadhilah menerima lagu ini di masa yang cukup sensitif dalam hidupnya. “Saat itu kondisi saya tidak terlalu baik, tapi justru itu yang membuat lagu ini terasa lebih jujur ketika dinyanyikan,” katanya.
Pendekatan interpretasi yang apa adanya membuat *Pura-Pura Bahagia* dinilai mampu menjembatani emosi film dengan perasaan pendengar. Lagu ini tak hanya berfungsi sebagai ilustrasi cerita, tetapi juga berdiri kuat sebagai karya musik mandiri.
Keberhasilan Fadhilah dalam dunia soundtrack membuka peluang baru di industri musik film. Saat ini, ia tengah menimbang sejumlah tawaran proyek serupa sembari mempersiapkan album penuh pertamanya yang dijadwalkan rilis pada 2026.
Album tersebut dikerjakan bersama produser Hendro Djasmoro, sosok yang telah lama menjadi mitra kreatifnya. Sementara itu, single *Pura-Pura Bahagia* sudah bisa dinikmati di seluruh platform streaming digital dan diharapkan dapat menyentuh hati pendengar seluas-luasnya. ich
