Jakarta, Channelsatu.com – Industri MICE Indonesia menunjukkan geliat yang semakin positif menjelang akhir 2025, dan PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) menjadi salah satu pemain utama yang mencermati momentum tersebut dengan penuh optimisme. Mengacu data Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI), terdapat 149 pameran dan konferensi digelar di Jakarta sepanjang 2025, naik dari 139 event pada 2024 dengan potensi transaksi lebih dari Rp100 triliun. Sejalan itu, International Congress and Conventions Association (ICCA) menempatkan Indonesia di posisi ke-37 dunia dan ke-10 Asia Pasifik untuk arena MICE, mempertegas potensi pasar yang terus bertumbuh.
Dalam kondisi permintaan industri yang menguat, DYAN menyatakan optimisme mampu menutup tahun 2025 dengan pertumbuhan yang solid. Perseroan menegaskan fokus pada pengembangan IP event sebagai strategi utama menghadapi dinamika pasar, terutama setelah adanya efisiensi anggaran pemerintah sepanjang tahun. Corporate Secretary DYAN, Mirna Gozal, menekankan bahwa kolaborasi menjadi kunci seluruh unit bisnis dalam menjaga performa. “Meskipun ada tantangan dari sisi anggaran pemerintah, kami tetap berkomitmen mendorong penyelenggaraan IP event yang berkelanjutan. Lebih dari 11 IP event kami siapkan sebagai pilar pertumbuhan Perseroan di 2025 dan seterusnya,” ujarnya.
Langkah DYAN memperkuat portofolio event independen dinilai tepat di tengah kebutuhan pelaku industri akan penyelenggaraan acara yang semakin spesifik, terintegrasi teknologi, dan berbasis pengalaman peserta. Perseroan menilai diversifikasi tema dan kualitas penyelenggaraan menjadi faktor krusial dalam menjaga posisi kompetitif di industri yang semakin padat pemain. Mirna menambahkan bahwa strategi mengurangi ketergantungan pada anggaran pemerintah dan fluktuasi event korporasi menjadi pondasi penting keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Komitmen DYAN terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan event juga diperkuat dengan penerapan prinsip keberlanjutan di seluruh aktivitas MICE. Perseroan menyebut beberapa IP event di sektor otomotif, lifestyle, maupun festival musik terus berkembang secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, unit bisnis convention hall dan exhibition hall juga menjalankan optimalisasi portofolio untuk memperkuat daya saing perusahaan di tingkat nasional.
Melihat tren peningkatan MICE di 2026, DYAN meyakini tahun depan akan menjadi tahun ekspansi. Peningkatan jumlah pameran, konferensi, serta pasar internasional yang semakin terbuka untuk kolaborasi menjadi peluang strategis yang tengah diamati oleh manajemen Perseroan. Optimisme ini turut dipengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil dan kebutuhan pelaku industri terhadap event berkualitas yang semakin meningkat.
Dengan landasan performa yang kuat memasuki kuartal IV serta portofolio event yang semakin matang, DYAN berharap tahun 2026 menjadi momentum akselerasi bagi seluruh lini bisnisnya. Perseroan menegaskan komitmennya untuk terus menjadi katalis pertumbuhan industri MICE Indonesia melalui inovasi, strategi yang adaptif, dan kemampuan membaca arah pasar. ich
