Dugaan Tercemar Zat Kimia Berbahaya, Warga Diminta Tidak Gunakan Air Sungai Cisadane

Share

Kota Tangerang, Channelsatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak cepat merespons dugaan pencemaran Sungai Cisadane yang terdeteksi pada aliran air baku, Senin (9/2) malam. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, pemantauan kualitas air kini dilakukan secara intensif untuk memastikan tingkat keamanan sungai yang menjadi salah satu sumber air penting bagi masyarakat.

Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa tim teknis langsung diterjunkan untuk melakukan pemantauan kualitas air Sungai Cisadane menggunakan alat pantau yang diperbarui setiap jam. Langkah ini diambil guna memantau perubahan parameter air secara real time dan mendeteksi potensi kandungan zat berbahaya.

“Selain pemantauan berkala, Pemkot Tangerang juga telah melakukan uji laboratorium guna memastikan tingkat keamanan air. Hal ini dilakukan secara berulang. Hasil uji tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk merilis pernyataan resmi terkait status keamanan Sungai Cisadane,” ujar Wawan, Rabu (11/2/26).

- Advertisement -

Langkah pengujian laboratorium ini dinilai krusial mengingat Sungai Cisadane merupakan salah satu sumber air baku strategis di wilayah Tangerang. Pemerintah daerah menegaskan bahwa keputusan resmi terkait status aman atau tidaknya air sungai akan disampaikan setelah seluruh data ilmiah terkumpul dan dianalisis secara komprehensif.

Selama proses pemantauan dan uji laboratorium berlangsung, DLH Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak menggunakan air Sungai Cisadane untuk mandi, mencuci, memasak, maupun sebagai air minum. Imbauan ini bersifat preventif untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan zat kimia berbahaya.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta tidak menangkap, mengolah, atau mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane. Ikan yang hidup di perairan tercemar berpotensi terpapar bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan keracunan atau gangguan kesehatan apabila dikonsumsi.

Pemkot Tangerang menegaskan bahwa seluruh aktivitas yang memanfaatkan air Sungai Cisadane agar dihentikan sementara hingga hasil uji laboratorium resmi dirilis dan sungai dinyatakan kembali dalam kondisi aman. Pendekatan kehati-hatian ini menjadi prioritas untuk melindungi keselamatan warga.

- Advertisement -

Ke depan, DLH Kota Tangerang memastikan akan terus memperkuat sistem pengawasan kualitas lingkungan, termasuk meningkatkan frekuensi pemantauan air sungai dan koordinasi lintas instansi. Penanganan cepat dugaan pencemaran Sungai Cisadane ini diharapkan mampu menjaga kualitas lingkungan hidup sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan sumber air di Kota Tangerang. ich

Read more

NEWS