Dua Timeline, Satu Cerita: “Sampai Jumpa” dari Afgan Curi Perhatian Publik

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Music video “Sampai Jumpa” karya Afgan menghadirkan pendekatan sinematik yang jarang muncul dalam MV pop Indonesia. Di bawah arahan Naya Anindita, visual lagu ini dikembangkan menjadi short film dengan dua timeline berbeda yang saling terkait. Langkah ini menciptakan pengalaman menonton yang tidak hanya estetis, tetapi juga emosional.

Rilisan ini menjadi pembuktian bahwa Afgan semakin nyaman mengeksplorasi medium visual untuk memperkuat cerita musiknya. Karakter yang ia perankan tampil minimalis namun penuh ekspresi. “Gue pengen visualnya terasa kayak memori yang diam-diam kembali ke kepala kita,” kata Afgan saat perilisan.

Naya Anindita, yang dikenal dengan gaya tutur visual yang liris, menyebut bahwa proses penggarapan MV ini cukup mengalir. Menurutnya, Afgan memberikan ruang kreatif luas untuk menafsirkan kembali makna lagu. “Dia datang dengan energi yang sangat humble. Dari situ kami bikin narasi yang nggak terlalu rumit tapi ngena,” ujarnya.

- Advertisement -

Keputusan menghadirkan Maudy Ayunda sebagai pasangan cerita memberikan dimensi emosional tambahan. Dengan latar masa sekolah dan masa dewasa, Maudy menjadi poros nostalgia dan refleksi. Aktingnya menghadirkan sensasi pahit-manis yang menempel sepanjang MV.

Sementara itu, tone warna hangat dan pencahayaan lembut yang digunakan mempertebal rasa memori dalam visual. Perpindahan adegan dari masa sekolah ke pertemuan dewasa dirancang tanpa dialog, mengandalkan gesture dan tatapan mata sebagai bahasa utama. Pendekatan tanpa kata ini membuat pesan lagu makin terasa universal.

Para pengamat musik memuji keberanian Afrika dalam menggabungkan elemen film pendek ke dalam format MV. Banyak yang menilai bahwa visualnya terasa seperti karya festival, bukan sekadar pelengkap lagu. Hal ini menciptakan harapan baru bagi kualitas produksi visual di industri musik Indonesia.

Di platform digital, MV “Sampai Jumpa” mendapat sambutan hangat. Komentar penonton dipenuhi cerita pribadi tentang perpisahan atau pertemuan kembali, menunjukkan bahwa visualnya berhasil membuka ruang interpretasi luas. Banyak yang menyebut MV ini sebagai karya paling emosional Afgan sejak “Jalan Terus”.

- Advertisement -

Dengan kekuatan sinematik dan narasi yang terkurasi rapi, MV ini memperkaya identitas artistik Afgan dan membuka ruang eksplorasi visual yang lebih besar di masa depan. Lewat “Sampai Jumpa”, ia menegaskan diri sebagai musisi yang tidak hanya mendengar, tetapi juga melihat dengan hati. ich

Read more

NEWS