Jakarta, Channelsatu.com – Nama Baim Wong kembali menjadi sorotan di dunia hiburan Tanah Air setelah dua film produksinya, “Sukma” dan “Lembayung,” disebut menarik perhatian publik Korea Selatan. Kabar ini diungkap langsung oleh Baim melalui unggahan di akun Instagram pribadinya yang ramai disukai warganet dan sejumlah figur publik.
“Awalnya coba-coba, tapi sepertinya Sukma dan Lembayung beritanya udah sampai di Korea. Tambah ke sini, tambah genre yang susah dan budget-nya juga nggak main-main. Bukannya tegang malah excited!” tulis Baim di Instagram.
Unggahan tersebut menandai tonggak baru bagi perjalanan kariernya sebagai produser yang kian serius membangun industri film lokal. Dua film garapannya itu dikenal mengusung tema misteri dan psikologis yang jarang dieksplorasi oleh sineas Indonesia, dan kini berhasil mencuri perhatian internasional.
Tidak berhenti di situ, Baim juga mengonfirmasi adanya komunikasi dengan sejumlah studio film Korea yang tertarik melakukan kerja sama remake maupun co-production. “Mereka datang bukan sekadar tertarik, tapi membawa ide dan rencana yang konkret. Itu yang bikin kami yakin Indonesia sudah mulai dilihat,” ujarnya.
Kolaborasi lintas negara ini, menurut Baim, bukan hanya soal bisnis, melainkan juga misi memperkenalkan potensi kreatif anak bangsa di kancah internasional. “Kami ingin film Indonesia punya tempat di Asia. Bukan sekadar ikut-ikutan tren, tapi benar-benar dikenal lewat kualitas dan cerita yang kuat,” tambahnya.
Dalam perjalanannya, Baim bersama tim produksinya juga terus memanfaatkan platform digital dan teknologi film terbaru, mulai dari sistem color grading sinematik hingga penggunaan AI dalam editing visual. Inovasi ini menjadi pembeda antara film garapannya dengan karya mainstream yang ada di pasaran.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Baim berencana melanjutkan sejumlah proyek film dengan konsep kolaboratif internasional, melibatkan talenta dari berbagai negara Asia. Ia meyakini bahwa masa depan perfilman Indonesia terletak pada kolaborasi dan kreativitas tanpa batas.
“Kami ingin menciptakan film yang tidak hanya menghibur, tapi juga membanggakan Indonesia di mata dunia,” tegasnya. Melalui keberhasilan “Sukma” dan “Lembayung”, Baim Wong resmi membuka babak baru sinema nasional menuju panggung global. ich
