Dari Jakarta ke Hollywood, Kamila Andini Jadi Juri Oscar

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Dunia sinema Indonesia kembali mendapat sorotan internasional lewat pencapaian membanggakan sutradara Kamila Andini. Perempuan yang dikenal lewat karya-karya sinematik bernuansa sosial dan budaya ini, resmi ditunjuk sebagai anggota Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS)—lembaga prestisius di balik penyelenggaraan Academy Awards alias Oscar.

Ini menjadi tonggak sejarah, mengingat Kamila adalah sutradara perempuan pertama asal Indonesia yang bergabung dalam keanggotaan Oscar. Kabar tersebut diumumkan oleh Forka Films, rumah produksi yang selama ini menjadi mitra kreatif utama Kamila. Ia bergabung bersama sederet nama besar internasional seperti Ariana Grande, Jason Momoa, dan Kieran Culkin dalam daftar anggota baru AMPAS tahun ini. Keanggotaan ini menandai pengakuan global atas kontribusinya dalam dunia perfilman sekaligus membuka ruang baru bagi narasi Asia Tenggara di panggung sinema dunia.

Kamila bukan nama asing di lingkaran festival film internasional. Debutnya lewat The Mirror Never Lies (2011) langsung mengantarkannya pada Earth Grand Prix di Tokyo International Film Festival. Karya-karya selanjutnya seperti The Seen and Unseen (2017) dan Before, Now & Then (2022) mendapatkan apresiasi tinggi di Berlinale dan Asia Pacific Screen Awards. Khusus untuk Before, Now & Then, Kamila dianugerahi Silver Bear di Berlinale 2022, menegaskan statusnya sebagai salah satu sineas perempuan paling berpengaruh di Asia.

- Advertisement -

Lulusan Deakin University, Australia ini memang dikenal lewat gaya penyutradaraan yang kuat secara visual dan sarat refleksi sosial. Tema-tema seperti perempuan, budaya lokal, keluarga, dan lingkungan menjadi benang merah dalam hampir semua filmnya. Dengan menjadi anggota AMPAS, Kamila diharapkan mampu membawa perspektif sinema perempuan Indonesia ke forum diskusi dan penilaian film paling bergengsi di dunia.

“Bergabung dengan Academy bukan sekadar prestasi pribadi. Ini adalah momen penting untuk membawa narasi kita—khususnya dari perspektif perempuan Indonesia—ke panggung dunia,” ujar Kamila dalam pernyataannya. Ia menekankan pentingnya membuka akses dan representasi yang lebih adil di ranah perfilman global.

Senada, Ifa Isfansyah, pendiri Forka Films dan produser senior yang selama ini mendukung kiprah Kamila, menyebut keterlibatan Kamila di Academy sebagai capaian kolektif yang akan mendorong sinema Asia Tenggara makin diperhitungkan di industri film global. Forka Films sendiri telah menghasilkan sejumlah karya penting, termasuk Memories of My Body, Turah, dan serial Cigarettes Girl yang baru-baru ini meraih penghargaan di Seoul International Drama Awards 2024.

Bergabungnya Kamila Andini dalam struktur AMPAS tak hanya menjadi bukti kapasitas sineas lokal di level internasional, tetapi juga simbol keterbukaan baru dalam peta sinema dunia. Karya-karya Indonesia kini tak hanya ditonton, tetapi juga turut menilai, menentukan arah, dan berperan dalam pengambilan keputusan perfilman global. ich

Read more

NEWS