Bekasi, Channelsatu.com – Tim SAR Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan ke Pondok Gede Permai, Bekasi, untuk membantu korban banjir. Banjir setinggi 2-3 meter merendam pemukiman, membuat warga membutuhkan bantuan evakuasi.
Tim yang dipimpin Ipda Rudi berangkat pada pukul 08.20 WIB. Setibanya di lokasi, tim segera melakukan pemetaan dan memulai evakuasi bersama TNI dan Basarnas.
Evakuasi difokuskan pada kelompok rentan seperti lansia, balita, dan warga sakit.
Komandan Batalyon D Pelopor, Kompol Anisa Nimerorkena Imapuly, S.IK., M.Si, turut memimpin operasi.
Pada pukul 12.00 WIB, evakuasi selesai dengan lancar dan semua korban dipindahkan ke tempat aman.
“Kami dari Batalyon D Pelopor turut prihatin atas musibah banjir yang melanda wilayah Pondok Gede Permai. Sejak kejadian ini terjadi, kami telah mengerahkan personel untuk membantu evakuasi warga, distribusi bantuan, serta memastikan keselamatan masyarakat di daerah terdampak”, kata Komandan Batalyon D Pelopor, Kompol Anisa Nimerorkena Imapuly.
Situasi terkendali, namun tim tetap siaga. Kompol Anisa Nimerorkena Imapuly, S.IK., M.Si, menegaskan komitmen Brimob dalam tugas kemanusiaan dan tanggap darurat bencana. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada.
Tim SAR Brimob Batalyon D Pelopor telah menunjukkan kesigapan dan profesionalisme dalam membantu masyarakat. Evakuasi berjalan cepat dan terkoordinasi dengan baik.”
Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat proses penanganan banjir serta mengantisipasi potensi bencana susulan. Kepada seluruh masyarakat, kami mengimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama”, tambahnya.
Kerjasama antara Brimob, TNI, dan Basarnas sangat penting dalam penanganan bencana. Solidaritas dan sinergi antar instansi menjadi kunci keberhasilan operasi. ich
