Bogasari Buka Peluang Magang bagi Siswa dan Guru SMK Muhammadiyah 4 Boyolali

Share

Boyolali, Channelsatu.com – Kerja sama antara dunia pendidikan dan industri menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas lulusan sekolah kejuruan. Hal tersebut menjadi harapan SMK Muhammadiyah 4 Boyolali, Jawa Tengah, setelah mendapatkan kesempatan mengikuti program Bogasari Mengajar selama dua hari pada 2-3 November 2026.

Selain menghadirkan pelatihan langsung di sekolah, pihak SMK Muhammadiyah 4 Boyolali berharap hubungan dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari Flour Mills dapat berkembang melalui kesempatan magang bagi siswa dan guru.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri, Shirot Amin, menyampaikan bahwa program Bogasari Mengajar merupakan kesempatan berharga untuk memperkuat hubungan antara sekolah dengan industri pengolahan tepung terigu.

- Advertisement -

Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan guru tamu, tetapi juga memberikan kesempatan kepada tenaga pendidik dan siswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di lingkungan industri.

“Harapannya Bogasari Mengajar tidak hanya melalui pelatihan guru tamu ke sekolah, tapi juga membuka program magang siswa dan guru yang selama ini sudah dijalankan. Baik di Bogasari, maupun langsung di UKM mitra Bogasari,” ujar Shirot.

foto dok. bogasari
foto dok. bogasari

Menurutnya, kesempatan magang menjadi penting karena guru juga diwajibkan mengikuti kegiatan magang industri setiap tahun. Dengan demikian, pengalaman dan perkembangan teknologi maupun keterampilan di dunia usaha dapat diterapkan dalam proses pembelajaran.

Shirot juga mengungkapkan bahwa sekolah memiliki program produksi kue kering yang telah berjalan selama dua tahun terakhir, khususnya menjelang Ramadan.

- Advertisement -

Program tersebut melibatkan ratusan siswa dari kelas X hingga XII. Para siswa tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga terlibat dalam proses pemasaran dan penjualan.

“Melalui produksi ini, para siswa tidak hanya belajar pengolahan, tapi juga ilmu pemasaran karena wajib ikut melakukan penjualan. Siswa dapat insentif sesuai jumlah produksi dan penjualan. Semoga melalui program guru magang di Bogasari, ilmu dan produk sekolah kami juga makin berkembang,” katanya.

Harapan tersebut sejalan dengan pelaksanaan Bogasari Mengajar yang menghadirkan Imam Nurmansyah, baker dari Bogasari Baking Center (BBC) Semarang, untuk memberikan pembelajaran teori dan praktik kepada siswa serta guru kuliner.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mempelajari empat produk berbahan terigu, yakni Choux Paste, Swiss Roll, Pisang Bolen Bandung, dan Soft Cookies Monster.

Materi juga mencakup pengetahuan mengenai gandum sebagai bahan baku tepung terigu, proses penggilingan, serta pemahaman karakteristik tepung untuk menghasilkan produk makanan berkualitas.

Kepala SMK Muhammadiyah 4 Boyolali, Suprap SPd.MPd, mengapresiasi kesempatan tersebut. Ia menyebut sekolahnya telah melakukan kunjungan akademik ke pabrik Bogasari di Jakarta Utara sebanyak tiga kali sejak 2023.

foto dok. bogasari
foto dok. bogasari

Karena itu, pelatihan langsung di lingkungan sekolah menjadi pengalaman yang telah lama dinantikan.

Sementara itu, Manajer Pemasaran Bogasari wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, Edward Sopaheluwakan, mengatakan bahwa dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama dunia pendidikan.

“Bogasari berkomitmen tidak hanya tumbuh dalam industri makanan, tapi juga tumbuh bersama dengan dunia pendidikan,” ungkap Edo.

Ia menambahkan, Bogasari juga membuka kembali kegiatan pelatihan Bogasari Baking Center Semarang sejak 9 September 2026. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas hingga 20 peserta dan terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari pelaku UKM, masyarakat umum, pelajar hingga mahasiswa.

Menurut Edo, para baker Bogasari telah memiliki pengalaman mengajar lebih dari 20 tahun dan telah melahirkan banyak alumni yang berhasil membuka usaha maupun mengembangkan bisnis kuliner.

Melalui sinergi pendidikan dan industri tersebut, diharapkan siswa SMK Muhammadiyah 4 Boyolali semakin siap menghadapi kebutuhan dunia kerja sekaligus memiliki kemampuan untuk membangun usaha mandiri di bidang makanan. ich

Read more

NEWS