Banten. Channelsatu.com – Provinsi Banten ditetapkan sebagai proyek percontohan nasional dalam penguatan Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) untuk pengawasan pembangunan dan keuangan desa. Program ini menyatukan peran Kejaksaan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), APDESI, dan ABPEDNAS untuk memastikan pembangunan desa berjalan transparan dan efektif.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa pengawasan yang melibatkan BPD serta organisasi desa akan memperkuat akuntabilitas penggunaan anggaran. “Alhamdulillah, program ini di Banten terkonfirmasi tidak ada kasus. Harapannya, pengawasan melalui BPD, APDESI, dan ABPEDNAS dapat memastikan semua program desa berjalan maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Andra.
Seiring itu, Pemerintah Provinsi Banten mulai menangani pembangunan jalan desa lewat program Bangun Jalan Desa Sejahtera, untuk memperkecil kesenjangan antara desa dan kota. “Setelah 25 tahun berdirinya Banten, program ini penting agar pembangunan desa lebih merata,” tambahnya.
Jaksa Agung Muda Intelijen sekaligus Ketua ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, menjelaskan Jaga Desa bukan untuk mencari kesalahan aparat desa, melainkan meningkatkan tata kelola. “Salah bisa ditemukan, tapi bukan untuk kriminalisasi, tujuan utamanya perbaikan tata kelola. Kalau perangkat desa tidak bisa dibina, baru dilakukan tindakan,” tegas Reda.
Pemantauan dilakukan dengan memanfaatkan Siskeudes yang terintegrasi ke aplikasi Jaga Desa. Namun, untuk memastikan laporan akurat, anggota BPD diminta mengecek langsung pembangunan fisik. “Kalau laporan sesuai fisik, alhamdulillah. Kalau tidak, kami bisa tindak lanjut,” jelasnya.
ABPEDNAS melibatkan musisi Anji sebagai Duta Jaga Desa. “Saya sudah turun hampir 700 desa di Kabupaten Tangerang. Program Jaga Desa mempermudah koordinasi, pengawasan, dan integrasi pekerjaan perangkat desa. Langkah ini bagus dan harus didukung,” kata Anji.
Musisi Charly Van Houten juga dipilih menjadi duta program. Wakil Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Aditya Yusma Perdana, menyatakan kehadiran keduanya dapat memperluas sosialisasi Jaga Desa dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pembangunan. “Gebrakan Anji dan Charly membantu Jaga Desa, semoga Banten bisa lebih meningkat lagi,” tuturnya.
Kolaborasi antara Kejaksaan, BPD, ABPEDNAS, dan figur publik menunjukkan langkah nyata dalam pengawasan dana desa, memastikan program pembangunan desa lebih transparan, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Banten menjadi contoh keberhasilan yang bisa direplikasi di seluruh Indonesia. ich
