Arda Hatna Sentuh Isu Fatherless Lewat Single Baru “Belajar Jadi Bapak”

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Musisi dan penulis lagu Arda Hatna kembali mengundang perhatian pecinta musik Indonesia melalui single terbarunya, “Belajar Jadi Bapak”, yang dirilis dengan kehangatan khas folk. Lagu ini bukan hanya menandai eksplorasi kreatif Arda, tetapi juga menjadi ruang perenungan tentang bagaimana konsep ayah seharusnya dipahami di masa kini. Di tengah isu fatherless yang menggema, karya ini hadir sebagai pengingat bahwa menjadi ayah bukan sekadar memberi nafkah.

Dalam karya ini, Arda merangkum pergulatannya sebagai seorang ayah muda yang tumbuh di tengah tuntutan sosial. Lirik-liriknya menghadirkan perasaan rapuh dan jujur, sebuah perspektif yang jarang diungkapkan secara terbuka oleh figur laki-laki dalam musik Indonesia. Pendengar dibuat seperti mendengarkan curahan hati seorang sahabat yang sedang mengakui hal-hal yang selama ini tidak pernah ia ucapkan.

Aransemen musiknya dipilih dengan hati-hati, menggunakan elemen folk yang hangat tanpa berlebihan. Setiap petikan gitar dan detail kecil pada aransemennya dirancang untuk memeluk cerita, bukan menenggelamkan. Hasilnya adalah pengalaman mendengarkan yang intim dan mendalam, seperti duduk bersama Arda di ruang tamu sambil membicarakan hidup.

- Advertisement -

Tema lagu ini terasa relevan dengan kondisi sosial yang lebih luas. Banyak ayah yang tumbuh dalam budaya yang membuat mereka merasa harus kuat, kaku, dan tidak boleh menunjukkan emosi. Arda mematahkan stereotype itu melalui narasi yang jujur dan humanis. Ia menempatkan dirinya dalam posisi seseorang yang belajar setiap hari, jatuh dan bangun kembali.

Sebagai musisi, Arda konsisten mengangkat tema-tema seputar keluarga, relasi, dan pencarian jati diri. Ia merupakan bagian dari gelombang baru penulis lagu Indonesia yang tidak hanya membuat musik, tetapi juga cerita. Lewat “Belajar Jadi Bapak”, ia memperdalam identitas artistiknya sebagai perantara pengalaman emosional yang dekat dengan pendengar.

Tidak hanya pendengar yang sudah mengikuti karyanya sejak lama, tetapi juga banyak orang baru yang menemukan bahwa lagu ini mencerminkan perjalanan mereka sendiri. Kesederhanaan liriknya membuka ruang bagi interpretasi personal, sementara kedalaman temanya membuat lagu ini terasa relevan di berbagai generasi.

Karya ini juga memperkaya diskursus musik Indonesia yang semakin berkembang. Arda menunjukkan bahwa isu sosial dapat diangkat tanpa kehilangan unsur estetika dan kehangatan musikal. Pendekatannya yang humanis memberikan warna tersendiri di tengah dominasi lagu-lagu bertema percintaan.

- Advertisement -

Dengan “Belajar Jadi Bapak”, Arda Hatna memperlihatkan bahwa kejujuran adalah kekuatan terbesar dalam musik. Lagu ini bukan hanya sekadar karya baru, tetapi juga sebuah pengingat bahwa menjadi ayah adalah proses yang terus berjalan—dan setiap usaha kecil untuk hadir memberikan dampak besar bagi keluarga. ich

Read more

NEWS