Jumat , 14 Agustus 2020
Home / Showbiz / Film, Musik, TV / APFI Terbentuk, Reformasi Industri Film Dimulai

APFI Terbentuk, Reformasi Industri Film Dimulai

apfi1Jakarta, channelsatu.com: Dengan tujuan mulya, untuk mereformasi industri film nasional, dengan mengutamakan kuantitas dan kreatifitas, agar film Indonesia dapat kembali merebut hati penonton dan bisa mendunia, Senin (12/10/2015) di hotel Mulya-Jakarta, maka terbentuklah deklarasi Asosisasi Perusahaan Film Indonesia (APFI).

Pemerkasa terbentuknya APFI adalah 7 perusahaan film yang aktif dan 1 satu anggota kehormatan. Mereka diantaranya, 1. Chand Parwez Servia (Starvision), 2. Ody Mulya Hidayat (Maxima Pictures), 3. HB. Naveen (Falcon Pictures), 4. Eric Tohir (Mahaka Pictures), 5. Ram Soraya (Soraya Intercine Films), 6. Gope Samtani (Rapi Film), 7. Putut Widjarnarko (Mizan Production) dan Dede Yusuf anggota DPR RI.

“Kita tak perlu menunggu jumlah bioskop bertambah, tak perlu menunggu regulasi, tak menunggu apresiasi penonton, tak ingin mengeluh tapi kita harus berbuat, membuat film yang berkualitas yang bisa diterima penonton,” tutur Parwez yang bertekad bersama APFI untuk memulai reformasi industri film nasional jauh lebih maju dan berkembang ke depan.

Dijabarkan lebih jauh oleh Parwez, rencana kerja APFI diantaranya, adalah Menyelenggarakan seminar dan dan simposium dengan asosiasi produser berskala internasional, Menciptakan peluang co-production dengan pihak luar, Workshop riset untuk lebih mengenal penonton film Indonesia dan Terbuka atas keuangan dan laporan APFI yang diaudit oleh lembaga audit independent.

APFI juga membuka kesempatan pada rumah produksi yang ingin bergabung. “Kita akan coba bantu jika mereka mengalami kesulitan saat mengedarkan filmnya di bioskop,” janji Ody Mulya Hidayat untuk anggota baru APFI yang akan bergabung.

“Jika orang baik sudah bergabung dengan orang baik saya percaya hasilnya juga akan baik,” kata Ketua Badan Perfilman Indonesia (BPI), Kemala Atjomojo dalam sambutannya. “Yang penting organisasi jangan dicampurkan dengan urusan pribadi. Kalau sudah begitu bisa hancur,” nasehat Kemala mengingatkan.

Terbentuknya APFI Senin (12/10/2015), selain dihadiri tujuh pendirinya, juga dihadiri, Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Rifky Harsya, Staf ahli bidang regulasi Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Chaterina Muliana Girsang, dan Ketua badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf. (ibra) Foto: DUDUT SUhendra Putra.

About ibra

Check Also

Suasana peluncuran poster dan trailer film Terima kasih Emak Terima kasih Abah, Rabu (4/3/2020) di jakarta. Foto: Ki2.

Film Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah Dapat 100 Layar

Jakarta-channelsatu.com: Film Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah (Teta) produksi Alimi Pictures, dipastikan dapat 100 …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *