Albert Tanabe Lepas EP Pendar di Matamu

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Albert Tanabe kembali menarik perhatian penikmat musik Tanah Air lewat perilisan EP Pendar di Matamu. Mini album ini menjadi tonggak penting dalam kariernya, menandai fase baru sebagai musisi yang kini lebih bebas mengeksplorasi ide, emosi, dan konsep cerita tanpa banyak batasan kreatif.

Mengusung tema besar perjalanan cinta, EP ini memuat tiga lagu utama yang saling terhubung dalam satu alur narasi. “Tak Lagi Menjadi”, “Pendar di Matamu”, dan “Walau Tuk Sementara” disusun sebagai trilogi yang menggambarkan dinamika hubungan dari awal konflik hingga proses menerima kenyataan.

“Penggarapan EP Pendar di Matamu menjadi pengalaman pertama bagi saya untuk bereksplorasi secara bebas,” ungkap Albert Tanabe. Ia mengakui bahwa sebelumnya banyak dibantu oleh musisi besar, namun kali ini ia ingin lebih jujur pada insting musikal dan cerita personal yang ingin disampaikan.

- Advertisement -

Lagu “Walau Tuk Sementara” dipilih sebagai fokus utama karena dinilai paling merepresentasikan konflik emosional yang menjadi inti cerita. Lagu ini juga hadir dalam versi extended, memberikan ruang lebih luas bagi pendengar untuk meresapi emosi yang dibangun secara perlahan.

Sementara itu, lagu “Pendar di Matamu” telah divisualisasikan melalui video klip yang dirilis pada 11 Desember 2025. Visual tersebut menjadi bagian dari narasi besar yang dirancang berkesinambungan dengan dua lagu lainnya dalam EP.

“Alur cerita dalam video klip juga dibuat saling terhubung. Kita akan rilis satu per satu mengikuti cerita lagunya,” kata Albert. Pendekatan ini menunjukkan keseriusannya dalam membangun konsep visual sebagai perpanjangan dari pesan musikal.

Albert Tanabe dikenal luas lewat karya-karya sebelumnya seperti “Tomorrow I’ll Be Gone”, “Not the Time to Say Goodbye”, dan “Meledak Ledak”. Lagu-lagu tersebut memperkuat identitasnya sebagai musisi pop emosional dengan lirik reflektif dan aransemen yang sederhana namun mengena.

- Advertisement -

Kini, EP Pendar di Matamu telah tersedia di seluruh platform musik digital. Albert berharap karya ini dapat menjadi ruang dialog emosional antara dirinya dan pendengar, sekaligus memperluas jangkauan musiknya ke khalayak yang lebih luas. ich

Read more

NEWS