Jakarta, Channelsatu.com – Air mata bahagia tak terbendung di wajah Ratna Listy saat menyanyikan lagu terbarunya, Cinta Tak Salah, untuk pertama kali di hadapan publik. Di auditorium LPP RRI Jakarta yang dipenuhi rekan, sahabat, dan penikmat musik, suasana berubah menjadi haru ketika suara lembut Ratna mengalun bersama musik melankolis garapan Idris Fanes.
Ratna mengakui lagu ini sangat personal. Ia tak hanya menyanyikan, tetapi juga menjiwai setiap baitnya seolah tengah mengisahkan perjalanan hidupnya sendiri. “Lagu ini lahir dari hati. Saya tidak menyangka banyak orang akan tersentuh sedalam itu,” katanya dengan nada lirih.
Suasana peluncuran semakin menyentuh ketika penonton ikut larut dalam emosi. Sejumlah tamu undangan terlihat menunduk, menyeka air mata. Bahkan, musisi senior yang hadir pun mengaku merinding mendengar Ratna menyanyi. “Vokalnya luar biasa stabil, tapi yang paling penting adalah rasa. Ratna menyanyi dengan hati,” ungkap salah satu hadirin.
Penampilan spesial datang dari Yuyun George, musisi internasional yang memainkan saksofon mengiringi Ratna. Kolaborasi itu menjadikan suasana malam kian magis. “Saya sempat terlambat, tapi demi Ratna saya kejar waktu. Lagu ini benar-benar indah,” kata Yuyun sambil tertawa kecil.
Selain nuansa musik yang syahdu, video klip garapan Irma Rachim juga diputar malam itu. Visual lembut dan alur emosionalnya mempertegas pesan cinta universal yang terkandung dalam lirik. Banyak penonton menilai bahwa *Cinta Tak Salah* bukan sekadar lagu, melainkan karya yang menyentuh jiwa.
Di tengah suasana penuh apresiasi, Ratna terlihat menunduk, menyeka air mata, lalu tersenyum. “Rasanya seperti melepas anak yang sudah saya rawat lama. Lagu ini akhirnya terlahir juga,” ucapnya.
Ketua Umum FORWAN Indonesia, Sutrisno Buyil, memuji ketulusan Ratna yang tetap konsisten dalam menciptakan karya bermakna. “Ia bukan hanya penyanyi, tapi juga pejuang seni yang mengedepankan pesan moral dan keindahan rasa,” ujarnya.
Acara peluncuran pun ditutup dengan tepuk tangan panjang. Ratna tersenyum bahagia, matanya kembali berkaca-kaca. “Saya hanya ingin lagu ini menjadi pengingat bahwa cinta, seindah dan sesakit apa pun, tidak pernah salah,” katanya menutup malam penuh kenangan itu. ich
