Abimana Aryasatya Comeback Lewat “Ghost in the Cell” – Emosi, Genre Baru, dan Kolaborasi Lintas Generasi

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Setelah enam tahun absen dari layar lebar sejak “Gundala” (2019), aktor papan atas Abimana Aryasatya kembali muncul sebagai pemeran utama dalam “Ghost in the Cell”, film terbaru karya Joko Anwar. Kemunculannya kali ini menjadi penanda bahwa genre horor-komedi kini juga bisa diisi oleh bintang kaliber A.

“Ini momen yang membahagiakan bagi saya. Bisa kembali bermain dalam film dengan pemeran lintas generasi dan negara, dalam genre yang segar, dan bekerja sama lagi dengan sutradara paling bersinar saat ini,” ujar Abimana.

Selain Abimana, film ini juga menghadirkan barisan aktor kawakan seperti Bront Palarae, Lukman Sardi, Tora Sudiro, dan Rio Dewanto, bersama dengan nama-nama muda seperti Morgan Oey, Endy Arfian, dan Dewa Dayana. Tak ketinggalan, sejumlah kejutan seperti debut Magistus Miftah dan akting perdana Jaisal Tanjung membuat film ini makin dinantikan.

- Advertisement -

Bukan hanya reuni aktor Quickie Express, film ini juga menyatukan kembali sejumlah pemain dari “Pengepungan di Bukit Duri”, menandakan benang merah artistik yang tetap dijaga Joko Anwar dalam tiap proyeknya. Kekuatan casting inilah yang semakin memperkuat daya tarik “Ghost in the Cell” di mata publik. ich

Read more

NEWS