Kota Tangerang, Channelsatu.com – Pekan Paralympic Kota (PEPARKOT) Tangerang kembali digelar tahun ini dengan semangat baru untuk menjunjung kesetaraan dan prestasi. Ajang olahraga disabilitas tahunan ini akan berlangsung pada 29 Juli 2025, hasil kerja sama Pemerintah Kota Tangerang dan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Tangerang. Sebanyak 80 atlet disabilitas dari berbagai wilayah akan unjuk kemampuan terbaik dalam tiga cabang olahraga utama, yakni bulu tangkis, renang, dan catur.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, menegaskan bahwa gelaran PEPARKOT 2025 bukan sekadar pertandingan, melainkan ruang aktualisasi dan pembinaan atlet disabilitas di tingkat kota. “Kami bersama NPCI Kota Tangerang terus mematangkan persiapan untuk memastikan PEPARKOT Tangerang 2025 dapat diselenggarakan dengan standar lebih baik dari sebelumnya,” ungkap Kaonang, Selasa (22/7/2025).
Ia menambahkan bahwa PEPARKOT membawa misi penting dalam mendobrak batasan serta memperluas ruang partisipasi olahraga yang inklusif. Ajang ini menjadi momen strategis untuk menunjukkan bahwa atlet disabilitas memiliki potensi besar jika difasilitasi secara serius dan berkelanjutan.
Ketua NPCI Kota Tangerang, Muhammad Subur, menyebut bahwa ajang ini menjadi wadah penting untuk menjaring bibit unggul. “Ada puluhan atlet disabilitas mulai dari kalangan remaja sampai dewasa yang akan bertanding menunjukkan aksi terbaiknya. Jadi ajang ini sangat penting sebagai persiapan untuk melahirkan atlet disabilitas berprestasi yang siap mengharumkan nama Kota Tangerang,” ujarnya.
Subur menjelaskan bahwa para atlet yang tampil di PEPARKOT kali ini juga dipersiapkan sebagai bagian dari kontingen menuju Pekan Paralympic Provinsi (PEPARPROV) V Banten yang akan berlangsung pada 2026 di Kota Tangerang Selatan. Dengan proses seleksi yang ketat, PEPARKOT berfungsi sebagai platform penjaringan atlet jangka panjang.
Selain sebagai kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan olahraga disabilitas secara menyeluruh di Kota Tangerang. Pemerintah kota menargetkan peningkatan prestasi baik di tingkat provinsi, nasional hingga internasional melalui program yang berkelanjutan.
Terselenggaranya PEPARKOT juga menjadi indikator komitmen Pemkot Tangerang dalam membangun ekosistem olahraga inklusif yang mendorong kesetaraan, pemberdayaan, serta pemberian ruang representasi yang setara bagi para penyandang disabilitas.
Dengan partisipasi aktif masyarakat, pemerintah, dan komunitas olahraga, PEPARKOT 2025 diharapkan menjadi lebih dari sekadar kejuaraan. Ini adalah panggung semangat, keberanian, dan potensi besar dari para atlet disabilitas yang selama ini kurang mendapat sorotan yang layak. ich
