312 Mahasiswa Kurang Mampu Terima Bansos Pendidikan dari Pemkot Tangerang

Share

Kota Tangerang,Channelsatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyalurkan Bantuan Sosial Biaya Pendidikan kepada 312 mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan ini disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Tangerang, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menekankan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi investasi jangka panjang dalam mencerdaskan bangsa. “Program ini tidak hanya sebatas bantuan sosial, tetapi memiliki dampak jangka panjang dalam mencerdaskan bangsa, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendidikan yang berkualitas hingga tingkat perguruan tinggi dapat membuka peluang kerja lebih luas dan meningkatkan kualitas hidup,” ujar Sachrudin.

 

- Advertisement -

Kepala Dinsos Kota Tangerang, Mulyani, menjelaskan bahwa jumlah penerima manfaat terus meningkat sejak program ini digulirkan pada tahun 2021. Hal ini menunjukkan efektivitas program dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang terpilih, Sachrudin dan Maryono, serta rangkaian perayaan HUT ke-32 Kota Tangerang.

“Hingga saat ini, program Gampang Sekolah melalui Bansos Pendidikan Perguruan Tinggi telah menjangkau 1.518 penerima dengan total anggaran sebesar Rp9,5 miliar. Setiap mahasiswa memperoleh bantuan sebesar Rp6 juta untuk kebutuhan pendidikan dan penunjang lainnya, yang diberikan satu kali dalam setahun serta tidak bersifat berkelanjutan. Para penerima harus terdaftar dalam DTKS dan memenuhi persyaratan lain yang telah ditetapkan,” jelas Mulyani.

- Advertisement -

Mulyani menyampaikan apresiasi kepada jajaran kecamatan, kelurahan, serta pihak PSM, RT, dan RW yang telah berperan dalam proses administrasi.
Manfaat Bagi Mahasiswa:
Para mahasiswa penerima bantuan, seperti Ferdy Aditya dan Muhammad Irfan, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Mereka memanfaatkan dana tersebut untuk membayar biaya kuliah dan kebutuhan skripsi.

Para mahasiswa penerima bantuan juga merasa sangat termotivasi untuk belajar lebih giat lagi, dan untuk segera menyelesaikan masa studi mereka. ich

Read more

NEWS