Kota Tangerang, Channelsatu.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang bergerak cepat melakukan pembersihan sampah pascabanjir di kawasan Jalan Villa Mutiara Pluit, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Langkah sigap ini dilakukan untuk mencegah potensi munculnya penyakit serta menghindari penyumbatan drainase yang dapat memicu banjir susulan.
Puluhan petugas kebersihan yang tergabung dalam Pasukan Oranye diterjunkan langsung ke lokasi terdampak. Mereka menyisir tumpukan sampah yang terbawa arus banjir maupun sampah rumah tangga yang berserakan di badan jalan dan lingkungan sekitar permukiman.
Dengan peralatan manual seperti sapu lidi dan sekop, petugas bekerja secara bertahap mengangkat sampah ke dalam truk pengangkut. Proses pembersihan dilakukan secara intensif meski kondisi lapangan masih menyisakan genangan air di sejumlah titik.
Fokus utama pembersihan tidak hanya pada ruas jalan, tetapi juga pada saluran air yang tersumbat material hanyutan. DLH menilai penyumbatan drainase pascabanjir berisiko besar memicu genangan baru sekaligus mempercepat penyebaran penyakit.
Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Tangerang, Iwan, mengungkapkan bahwa pembersihan belum dapat dilakukan secara menyeluruh lantaran air masih menggenangi beberapa area perumahan dengan ketinggian cukup signifikan.
“Kami masih memaksimalkan pembersihan di area pinggiran dan sekitar lokasi pengungsian. Petugas belum bisa masuk ke dalam permukiman karena debit air masih tinggi,” ujar Iwan di lokasi.
Untuk penanganan awal, DLH Kota Tangerang menyiagakan 30 personel kebersihan serta dua unit armada truk pengangkut sampah. Armada tambahan dipastikan akan dikerahkan setelah kondisi benar-benar aman dan air surut.
Melalui langkah ini, DLH berharap kondisi lingkungan segera pulih dan masyarakat terhindar dari ancaman penyakit pascabanjir. Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah warga hingga proses pemulihan kebersihan tuntas. ich
