Wong Hang Bersaudara Beri Harapan Bagi Ribuan Karyawan

Share

inshot 20251220 170919041
Harapan baru bagi ribuan karyawan garmen. Foto2 DSP

Pemalang, channelsatu.com; Ribuan pekerja garmen di Kabupaten Pemalang sempat berada dalam situasi sulit setelah pabrik tempat mereka bergantung dinyatakan pailit dan menghentikan operasional.

Bagi banyak keluarga, kondisi ini bukan hanya berarti kehilangan pekerjaan, tetapi juga terhentinya sumber
nafkah, terganggunya pendidikan anak, serta melemahnya stabilitas ekonomi sehari-hari. Ditengah ketidakpastian tersebut, harapan untuk bangkit dan kembali produktif menjadi
kebutuhan mendesak bagi para pekerja dan masyarakat sekitar.
Pemalang, Jawa Tengah.

Kini situasi itu telah terjawab lewat PT Wong Hang
Bersaudara (WHB) di bawah kepemimpinan generasi keempat, yakni Stephen Wongso, Samuel
Wongso, dan Alfindra Amanda, resmi mengoperasikan kembali fasilitas produksi garmen di
Kabupaten Pemalang pada Kamis, 18 Desember 2025.

- Advertisement -

Tentu wajah-wajah sumringah telah hadir. Langkah ini menandai bangkitnya
kembali aktivitas industri padat karya, menyelamatkan ribuan pekerja yang sempat kehilangan
mata pencarian, serta menjadi upaya strategis untuk memulihkan lapangan pekerjaan dan
menjaga stabilitas ekonomi lokal.

Perlu diketahui, pengoperasian kembali pabrik yang berlokasi di Jalan Lingkar Luar Pemalang, Desa Kabunan,
Kecamatan Taman, itu ditujukan untuk membuka lapangan pekerjaan baru, menghidupkan
kembali rantai industri garmen di Pemalang, serta meningkatkan kapasitas produksi nasional,
melalui pemanfaatan fasilitas pabrik yang sebelumnya tidak berfungsi.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang diwakili kehadiranya oleh Wakalpolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo sekaligus membuka resmi pabrik tersebut, menyampaikan bahwa kehadiran Kepolisian Republik Indonesia
(Polri) merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir dan bekerja bersama masyarakat
dalam mendukung kegiatan sosial dan ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan
rakyat.

Kapolri menerangkan, akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor yang berpihak
kepada masyarakat.

- Advertisement -

“Pengoperasian kembali pabrik ini menunjukkan bagaimana kolaborasi dapat menghadirkan
manfaat nyata bagi masyarakat. Polri akan terus hadir mendukung upaya-upaya seperti ini,
yang membuka lapangan kerja, memberi harapan baru bagi dunia usaha, dan masyarakat,
” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako
kepada para pekerja dan masyarakat sekitar sebagai bentuk dukungan sosial.
Pemerintah daerah setempat menyatakan mendukung investasi di sektor industri garmen yang dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah dan memiliki potensi menyerap tenaga kerja
dalam jumlah besar. Revitalisasi pabrik diharapkan mampu menciptakan efek berganda, mulai
dari peningkatan pendapatan masyarakat hingga tumbuhnya ekosistem usaha di sekitar
kawasan industri.
Dengan mengusung tema “Menjahit Harapan Kembali”
, pengoperasian ulang pabrik garmen ini,
dimaknai sebagai kembalinya harapan para pekerja yang sempat terputus dan aktivitas
produksi kembali berjalan. Momentum ini sekaligus menegaskan peran investor nasional dalam
mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Direktur PT Wong Hang Bersaudara, Alfindra Amanda, mengatakan revitalisasi dilakukan
melalui akuisisi pabrik dengan luas sekitar 1,5 hektar tersebut. Fasilitas yang dimiliki antara lain
mess karyawan dan sekitar 900 unit mesin produksi yang siap dioperasikan.

“Revitalisasi pabrik ini menjadi langkah strategis untuk memulihkan lapangan kerja yang sempat
hilang, sekaligus menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat sekitar,
” terang Alfindra.

Ia menambahkan, pengoperasian kembali pabrik juga diarahkan untuk mendorong kolaborasi
dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tekstil lokal, baik sebagai pemasok
kain, aksesoris, maupun jasa pendukung produksi.

Lebih lanjut, Alfrinda mengatakan, bahwa pengoperasian kembali pabrik tersebut sebagai
harapan baru bagi para pekerja. Menurut dia, ketersediaan lapangan kerja menjadi fondasi
penting dalam membangun hubungan industrial yang sehat.

“Ketika industri berjalan dengan
aman dan patuh aturan, pekerja dapat bekerja dengan tenang. Hal ini mendorong daya beli dan
menggerakkan ekonomi daerah,
” ujarnya.

PT Wong Hang Bersaudara menegaskan komitmennya menjalankan kegiatan usaha secara
patuh regulasi dan berlandaskan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate
governance).

“Perusahaan menilai keberlanjutan usaha tidak hanya ditentukan oleh aspek
produksi, tetapi juga oleh kepercayaan, kepastian hukum, dan tanggung jawab sosial,” pungkasnya.

Redaksihttps://channelsatu.com/
News and Entertainment

Read more

NEWS