Rabu , 4 Agustus 2021
Home / Hot News / Manca Negara / WISATA RELIGI KE MASJID KUBAH EMAS, DEPOK : BERAT LAMPUNYA SAJA MENCAPAI 2, 7 TON

WISATA RELIGI KE MASJID KUBAH EMAS, DEPOK : BERAT LAMPUNYA SAJA MENCAPAI 2, 7 TON

Depok,channelsatu.com: Noor Azizah, turis asal Malaysia yang berstatus mahasiswi, terpana begitu menatap Masjid Kubah Emas yang berlokasi di Jalan Dian 6 A, Maruyung , Cinere, Limo, Depok , Jawa Barat.

Azizah yang datang bersama rombongan berjumlah duapuluh-an orang itu, cukup berkomentar ringkas, “ Elok nian. Sungguh elok.
Tidak kalah cantik dengan Masjid Jame’ Asr.“ Yang disebut Masjid Jame’ Ars adalah masjid yang berada di Brunei, dan mempunyai 29 kubah emas murni. Masjid Jame’s Ars atau Bandar Seri Begawan dibangun tahun 1980-an untuk memperingati 25 tahun Sultan Hassanal Biokiah berkuasa, merupakan bagian dari kompleks Istana Bolkiah.

Sedangkan Masjid Kubah Emas di Depok ini, dibangun Hajjah Dian Djuriah, termasuk dalam empat masjid langka di dunia. Keempat masjid langka itu, selain Masjid Kubah Emas di Depok, Masjid Jame’Ars, dua masjid langka lagi ialah Masjid Al- Askari dan Masjid Qubbah As Sakhrah atau Dome of the Rock di Yuressalam, Palestina yang dibangun tahun 690 M.

Masjid Al-Askari ada di Samarra, Irak yang dibangu tahun 944 Masehi. Namun, sangat disayangkan dan disesalkan bahwa masjid ini hancur lebur pada Februari tahun 2006 sebagai imbas invasi AS ke Irak.

Pada tahun 2006, Masjid Kubah Emas selesai dibangun.Dengan lapisan emas 24 karat, di Indonesia Masjid Kubah Emas, sampai sekarang belum ada yang menyamai. Masjid yang langka, unik serta khas ini berdiri di atas areal 8 hektar dengan luas bangunan 60 hektar.

Masjid ini memiliki lima kubah yang seluruhnya berlapis emas, dan pelatarannya berkeramik merah.Karena langka, unik dan khas, maka Masjid Kubah Emas di Depok ini menjadi rujukan wisata religi. Jangan kaget berbagai lapisan masyarakat datang menyambangi, ada yang datang dari Yogyakarta, Lampung, bahkan dari Malaysia, di antaranya Noor Azizah.

Hal unik serta istimewa dari Masjid Kubah Emas antara lain gerbang masuk yang berupa portal beriasan geometri dan berornamen obelisk, Lantas yang istimewa, yaitu lampu kristal yang tergantung di tengah kubah. Lampu gantung itu serupa dengan lampu di masjid Sultan Oman, Arab Saudi.

Berat lampu mencapai 2,7 ton yang terbuat dari kuningan, lagi-lagi berlapis emas 24 karat. Lampu gantung itupun tidak lain
karya dan dibuat oleh ahlinya, seniman dari Italia. Lantas kubah masjid ini, berjumlah lima yang seluruhnya berlapis emas. Pada kubah utama, di langit –langitnya terlihat lukisan awan. Lukisan ini dapat berubah warna menyesuaikan warna langit yang
sesungguhnya dimungkinkan dengan penggunaan teknologi kumputer.

Arsitektur Masjid Kubah Emas di Depok jelas-jelas berwajah Timur Tengah, berciri menara (minaret), plaza (halaman dalam) dan dekoratif berelemen geometris dan obelisk yang bernuansa islami. Bagian interiornya kaya pilar-pilar kokoh menjulang. Kesannya sangat agung dan gagah.

Jika Anda bertandang ke Masjid Kubah Emas pada siang hari, saat matahari bersinar menyengat, serta melewati pelantaran yang berkeramik merah itu, pastilah Anda bakal berjalan dengan berjingkat. Oleh sebab itu disarankan datang pada pagi hari atau
sore hari.

Memang di pelantaran masjid sudah disediakan keset, hanya saja apabila cuaca cerah dan terik matahari yang luar biasa
panas, tentu bisa-bisa membuat kaki Anda saat berjalan pasti tidak tahan, sehingga berjingkat. Sertamerta tubuh pun akhirnya
jadi gerah. Tapi saat memasuki masjid, udara luar yang panas,tiba-tiba berubah. Kontras. Sebab udara di dalam masjid menjadi dingin, lantaran terdapat sejumlah AC dan dipasang kipas angin berukuran jombo, di samping lantaran aspek arsitektur bangunan
yang atapnya tinggi.

Dekat masjid terhampar taman dengan penataan yang rapi.Taman masjid membentuk cluster-cluster dengan pot-pot yang membentuk deretan arcada. Cluster-cluster itu menciptakan suasana yang berbeda di setiap sudut pandang. Perlu diketahui masjid ini dibangun dengan material bahan yang dimpor dari negara produsernya.

Berapa biaya yang dihabiskan untuk membangun Masjid Kubah Emas ini? Tidak ada yang tahu. Justru yang mengetahui pemilik masjid itu sendiri, yaitu Dian Djuriah A. Mahri, sosok yang menutup diri. Artinya tidak suka publikasi. Malah jarang datang ke Masjid Kubah Emas ini.

Dian Djuriah A. Mahri datang saat masjid diresmikan pada tahun 2006. Sekadar informasi, sejak tahun 1966 Dian Djuriah Al
Rasyid Mahri membeli tanah, dan mulai membangun tahun 2001. Lima tahun kemudian masjid mulai dibuka untuk umum. Tidak
dipungkiri banyak hal yang belum terkuak mengenai Masjid Kubah Emas itu, seperti mengapa Dian Djuriah Al Rasyid Mahri
membangun masjid, alasan apa yang mendorong untuk mendirikan, juga siapa yang mengelola, serta siapa yang memilihara?

Bisa jadi yang mengelola masjid tersebut adalah Islamic Center Yayasan Dian Al – Mahri. Sedangkan yayasan itu didirikan
Dian Djuariah A. Mahri, pengusaha Banten serta sosok yang tidak haus publikasi dan ogah tampil di depan publik. Di luar masalah itu, Masjid Kubah Emas di Depok ini sangatlah mengundang perhatian, sertamerta sekarang ini telah menjadi tujuan utama wisata religi untuk wilayah Jakarta dan Jawa Barat, bahkan seluruh Indonesia hingga mancanegara. ( Syamsudin Noer Moenadi, jurnalis dan pemerhati masalah pariwisata sekaligus tukang jalan –jalan ) Foto: Ilustrasi.

About ibra

Check Also

scolari mundur

Buntut Kegagalan Brazil di Piala Dunia 2014, Scolari Resmi Mundur Dari Jabatan Pelatih

Brazil, channelsatu.com: Dua kali dipermalukan, yaitu di semifinal kalah telak dari Jerman 7-1 dan takluk …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *