Jakarta, Channelsatu.com – ParagonCorp melalui brand andalannya, Wardah, mewakili Indonesia dalam forum internasional Jadal Women’s Research Dialogue di Qatar. Forum ini diselenggarakan oleh Al Mujadilah Center and Mosque for Women dan mempertemukan akademisi, peneliti, serta praktisi Muslim dari berbagai negara.
Dalam forum tersebut, Wardah memaparkan hasil riset terbaru mengenai kepemimpinan perempuan berbasis nilai (values-driven leadership), sekaligus menegaskan pentingnya iman, integritas, dan ethical business dalam percakapan global.
Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp, Sari Chairunnisa, menegaskan bahwa halal bukan sekadar label produk.
“Halal adalah ethical principle yang membentuk cara kami bekerja. Lebih dari sekadar bisnis, ini adalah bentuk stewardship dan tanggung jawab kami sebagai manusia,” ujarnya.
Forum ini juga menghadirkan Retno Marsudi yang menekankan pentingnya moral compass dalam kepemimpinan perempuan.
“Seorang pemimpin membutuhkan moral compass untuk menavigasi keputusan sehari-hari, terutama di tengah ketidakpastian global. Integritas dan nilai harus menjadi guiding principles,” jelas Retno.
Wardah memaknai halal sebagai kerangka etika menyeluruh dari sourcing hingga value chain. Konsep Ethical Business Ecosystem as a Living Value menjadi fondasi inovasi dan kontribusi sosial perusahaan.
Partisipasi ini menegaskan posisi Wardah sebagai pionir halal beauty Indonesia yang tidak hanya fokus pada industri kecantikan, tetapi juga pemberdayaan perempuan Muslim di tingkat global.
