Ungu dan Prinsa Mandagie Rayakan Romantisme Tanpa Batas Waktu Lewat “Laguku”

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Ungu kembali membuktikan bahwa musik yang lahir dari kejujuran tidak pernah benar-benar pudar. Band yang dikenal dengan lirik romantis dan melodi melankolis ini merilis ulang lagu klasik “Laguku” dalam format duet bersama penyanyi muda Prinsa Mandagie. Di bawah label Trinity Optima Production, versi terbaru lagu ini hadir dengan aransemen segar yang membawa penonton pada perjalanan emosional antara nostalgia dan kebaruan.

Lagu “Laguku” merupakan salah satu tonggak penting dalam karier Ungu pada awal 2000-an. Kini, hampir dua puluh tahun kemudian, lagu tersebut diberi napas baru oleh Enda Ungu yang menata ulang aransemennya. Perpaduan instrumen klasik dengan sentuhan digital menghasilkan atmosfer yang lebih intim dan hangat, menyesuaikan dengan karakter vokal dua generasi yang berpadu.

Kehadiran Prinsa Mandagie menjadi elemen kunci dalam pembaruan ini. Vokalnya yang ekspresif menghadirkan nuansa lembut yang berpadu sempurna dengan suara khas Pasha. Hasilnya adalah lagu cinta yang terasa personal, manis, namun tetap memiliki kedalaman emosional yang kuat — sesuatu yang menjadi ciri khas Ungu sejak awal kemunculannya.

- Advertisement -

Dalam wawancaranya, Enda Ungu menyebut bahwa proyek ini merupakan bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang Ungu di industri musik. “Kami ingin mengingatkan kembali pendengar pada masa di mana lagu-lagu cinta begitu tulus. Dan kami merasa Prinsa bisa membawa energi baru ke dalamnya,” ujarnya.

Tema cinta dan kerinduan yang menjadi inti “Laguku” masih terasa relevan. Lirik yang sederhana namun menyentuh membuat lagu ini kembali diterima oleh generasi muda, terutama mereka yang baru mengenal karya Ungu. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa romantisme tidak mengenal batas waktu ataupun usia.

Prinsa Mandagie mengaku merasa terhormat dapat menyanyikan ulang lagu yang sudah begitu ikonik. “Aku tumbuh mendengarkan lagu ini. Sekarang bisa menyanyikannya bersama Ungu adalah mimpi yang jadi nyata,” katanya. Ia berharap versi ini dapat menjadi penghubung antara generasi lama dan baru dalam menikmati musik Indonesia.

Video musik resmi “Laguku” versi duet juga dirilis di kanal YouTube Trinity Optima Production, menampilkan sinematografi lembut dengan tone warna hangat. Visual tersebut memperkuat kesan nostalgia yang dibangun oleh lagu, memperlihatkan sisi romantis yang sederhana tapi mengena.

- Advertisement -

Dengan pembawaan yang tulus dan aransemen yang kaya rasa, “Laguku” versi 2025 bukan hanya tentang menghadirkan kembali lagu lama, tetapi tentang bagaimana musik mampu melintasi waktu dan menyatukan hati lintas generasi. ich

Read more

NEWS