Turun ke Jalan Ikut Aksi Jumat Berkah Wartawan, Tetty Safari Curi Perhatian Publik

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Artis dangdut Tetty Safari kembali menarik perhatian publik bukan lewat panggung atau layar kaca, melainkan melalui keterlibatannya dalam Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) pekan ke-50 di Jakarta. Pedangdut yang lama menjadi ikon dangdut klasik ini menegaskan bahwa peran seorang artis tidak hanya terbatas pada hiburan, melainkan juga pada kehadiran nyata di tengah masyarakat yang membutuhkan.

Selama bertahun-tahun, Tetty dikenal aktif mempertahankan eksistensi musik dangdut melalui festival, konser nostalgia, hingga kolaborasi dengan generasi penyanyi muda. Ia kerap menjadi pembuka acara, mentor vokal, bahkan penampil tetap di panggung televisi bertema legenda dangdut. Popularitas itulah yang membuat kehadirannya di kegiatan sosial seperti PJBW terasa relevan dan berdampak luas.

Ketika mendampingi Ketua PJBW, Agus Santosa, di Cempaka Putih, Tetty terlihat sangat menikmati interaksi dengan warga. Ia menyapa satu per satu lansia, pekerja informal, dan ibu rumah tangga yang hidup dalam kondisi rentan. Warga yang mengenal wajahnya langsung menunjukkan antusiasme, memperlihatkan bagaimana magnet seorang artis dapat mengubah atmosfer sebuah kegiatan sosial.

- Advertisement -

Di tengah kerumunan, beberapa warga meminta foto bersama, dan Tetty melayani tanpa ragu. Baginya, momen tersebut bukan sekadar dokumentasi, tetapi bentuk penghargaan bagi masyarakat yang selama ini mendukung kariernya. Kebiasaan Tetty untuk selalu dekat dengan warga membuat kegiatan berbagi nasi boks terasa lebih personal dan penuh kehangatan.

Kunjungan berlanjut ke Graha Yatim & Dhuafa Yayasan Harapan Rohani. Di sana, Tetty kembali memperlihatkan sisi keibuannya saat melihat aktivitas belasan anak yang tinggal di asrama. Ia sempat berbincang dengan pengurus mengenai kebutuhan harian dan program pembinaan yang dijalankan yayasan. Kehadirannya membuat suasana serah-terima bantuan tampak lebih hidup.

Rute keliling kemudian membawa rombongan ke Utan Panjang, Pulomas, Ahmad Yani, dan Pisangan. Dalam perjalanan itu, Tetty Safari menyapa pemulung, tukang parkir, pekerja supeltas, pedagang makanan, hingga pengamen jalanan. Interaksi tersebut memperlihatkan bahwa popularitas tidak membuatnya berjarak dengan realitas sosial yang dihadapi warga kelas pekerja.

Usai salat Jumat, kegiatan berlanjut ke kawasan Basura dan BKT Cipinang Muara. Di lokasi-lokasi itu, Tetty menemui pekerja serabutan dan keluarga pra-sejahtera yang hidup dalam keterbatasan. Banyak dari mereka tidak menyangka dapat bertemu artis yang mereka kenal sejak lama melalui lagu-lagunya di era kejayaan dangdut televisi.

- Advertisement -

Perjalanan panjang itu ditutup dengan penyisiran gang-gang permukiman padat, di mana Tetty kembali membagikan paket makanan dan berdialog singkat dengan sejumlah keluarga. Rangkaian aksi ini menunjukkan bahwa Tetty Safari tidak sekadar mempertahankan karier hiburan, tetapi juga memperluas pengaruh sosialnya melalui kegiatan kemanusiaan yang konsisten. ich

Read more

NEWS