Travel Warning Muncul, Pemerintah Yakin Bali Tetap Aman

Share

Bali, Channelsatu,com – Banjir yang melanda Bali awal September 2025 menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto turun langsung meninjau wilayah terdampak, didampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Dari Jalan Gajah Mada hingga pemukiman di Gang IV Denpasar, keduanya menyapa warga yang terdampak dan mendengarkan langsung keluhan mereka. Kehadiran Presiden bersama Menpar meneguhkan bahwa negara hadir bukan sekadar janji, melainkan aksi nyata.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Pasar Kumbangsari, salah satu titik vital aktivitas masyarakat Denpasar. Di sana, Presiden Prabowo dan Menpar Widiyanti menyapa pedagang, mendengarkan cerita tentang dampak banjir, sekaligus memberi dorongan semangat untuk tetap bangkit. Suasana penuh harapan menyelimuti kunjungan yang disambut antusias masyarakat.

Dalam pernyataannya, Menpar Widiyanti mengungkapkan duka mendalam bagi korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan. Ia menegaskan bahwa pemulihan akan menjadi prioritas bersama. “Mudah-mudahan kita bisa menata kembali Denpasar, Bali, dan wilayah lainnya agar lebih baik lagi,” ucapnya.

- Advertisement -

Pemerintah pusat memastikan sejumlah langkah telah disiapkan untuk mempercepat pemulihan, termasuk dukungan logistik, perbaikan sarana publik, hingga rehabilitasi sosial-ekonomi warga terdampak. Komitmen ini menegaskan bahwa masyarakat Bali tidak dibiarkan sendirian menghadapi bencana.

Dari perspektif pariwisata, Menpar menegaskan Bali tetap aman dan terbuka. Tidak ada laporan pembatalan kunjungan wisatawan, dan daya tarik wisata di pulau ini juga tidak terdampak banjir. Hal ini menjadi kabar baik bagi industri pariwisata yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Bali.

Widiyanti memahami adanya travel warning yang sempat dikeluarkan beberapa negara. Namun, menurutnya hal itu merupakan prosedur biasa. “Intinya adalah bagaimana pemerintah, termasuk Pemda Bali, sudah berusaha memperbaiki situasi. Sekarang Bali sudah berjalan dengan baik dan siap menerima wisatawan,” katanya.

Dengan penegasan tersebut, pemerintah ingin meyakinkan wisatawan bahwa Bali tetap menjadi destinasi unggulan dengan standar kenyamanan dan keamanan yang tinggi. Keberlangsungan aktivitas wisata juga menjadi bagian dari strategi pemulihan pascabencana.

- Advertisement -

Kehadiran Presiden Prabowo bersama Menpar Widiyanti menandai komitmen pemerintah menjaga Bali tetap kuat sebagai pusat pariwisata dunia. Di tengah bencana, pesan utama yang disampaikan adalah optimisme: Bali siap bangkit dan tetap terbuka bagi semua wisatawan. ich

Read more

NEWS