Labuan Bajo, Channelsatu.com – Tim SAR Gabungan resmi menutup operasi pencarian satu warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Penutupan operasi dilakukan pada pukul 15.00 Wita melalui upacara resmi di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, menandai berakhirnya misi pencarian setelah upaya intensif selama dua pekan lebih.
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edi Stasius Endi, yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan atas dedikasi dan kerja keras dalam misi kemanusiaan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa medan pencarian yang berat dengan gelombang dan arus laut di kawasan kepulauan Labuan Bajo bukanlah tantangan mudah.
Menurut Edi Stasius Endi, Tim SAR Gabungan telah menunjukkan profesionalisme dan keberanian dengan berhasil menemukan tiga dari empat WNA Spanyol yang menjadi korban kecelakaan laut KM Putri Sakinah. Atas nama pemerintah daerah dan pribadi, ia turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban yang hingga akhir operasi belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa operasi SAR telah dilaksanakan selama 15 hari berturut-turut dengan pengerahan sumber daya secara maksimal. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari perluasan area pencarian hingga penambahan peralatan pendukung.
Fathur Rahman menyebutkan, Tim SAR Gabungan menurunkan peralatan sonar, menambah tim penyisiran laut dan darat, serta mengerahkan penyelam dan alutsista SAR untuk meningkatkan peluang menemukan korban. Namun hingga hari ke-15, satu korban WNA Spanyol masih belum berhasil ditemukan dan dinyatakan hilang.
Meski operasi resmi ditutup, Basarnas menegaskan bahwa pencarian dapat dibuka kembali apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda atau informasi baru terkait keberadaan korban. Komitmen ini menjadi bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang terus dijaga oleh Tim SAR Gabungan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Manggarai Barat juga menyoroti pentingnya evaluasi dan perbaikan sistem keamanan pariwisata di Labuan Bajo. Ia berharap kejadian tenggelamnya KM Putri Sakinah menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan standar keselamatan wisata bahari.
Penutupan operasi SAR ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Bupati Manggarai Barat, perwakilan Tim SAR Gabungan, serta keluarga korban. Prosesi diakhiri dengan salam dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel SAR atas dedikasi mereka dalam misi kemanusiaan di Labuan Bajo. ich
