Jakarta, Channelsatu.com – Horor terbaru berjudul Kuncen siap menambah daftar panjang film Indonesia bertema mistik pegunungan. Mengambil latar Gunung Merapi yang sarat legenda, film produksi Hers Productions dan Cinevara Studio ini menggabungkan teror visual dengan sentuhan budaya lokal, serta dinamika anak muda yang terjebak dalam misteri pendakian. Atta Halilintar, sebagai produser eksekutif, menjadi salah satu figur yang membawa perhatian besar pada proyek ini.
Cerita berpusat pada Awindya, diperankan oleh Azela Putri, yang terpaksa mendaki gunung demi mencari kekasihnya yang hilang dalam pendakian sebelumnya. Bersama dua sahabatnya, ia menghadapi situasi yang jauh lebih rumit ketika mereka mendapati sang juru kunci Merapi tewas secara tak wajar. Misteri ini membuka rentetan kejadian gaib yang mengancam keselamatan mereka.
Kehadiran dua karakter baru, Yoga dan Diska, yang diperankan Cinta Brian dan Davina Karamoy, menambah lapisan konflik. Keduanya memiliki tujuan serupa: mencari orang tersayang yang hilang. Pertemuan lima remaja ini memunculkan hubungan emosional sekaligus ketegangan baru ketika mereka menyadari bahwa hilangnya para pendaki bukan sekadar kecelakaan alam, melainkan terhubung dengan kekuatan tak terlihat yang menguasai kawasan itu.
Sutradara Jose Poernomo membangun nuansa horor melalui pendekatan atmosferik. Hutan lebat, jalur terjal, dan kabut tebal digunakan sebagai perangkat visual untuk memperkuat rasa takut yang muncul secara perlahan. Di tangan Jose, Merapi menjadi karakter tersendiri yang menghadirkan ancaman sekaligus pesona mistis, membuat teror terasa lebih otentik dan melekat pada budaya setempat.
Di balik layar, para pemain menghadapi tantangan besar. Azela Putri sempat merasakan energi tak wajar hingga hampir kesurupan setelah mendengar teriakan keras pemeran kuntilanak, sementara Davina Karamoy harus menahan dingin sepanjang syuting karena tuntutan kostum yang minim. Tantangan fisik ini memperkuat intensitas akting mereka saat kamera mulai merekam adegan-adegan teror.
Sara Wijayanto turut memeriahkan jajaran pemeran dengan karakter misterius yang muncul singkat namun menentukan. Kehadirannya memperkuat sisi budaya spiritual film ini, mengingat Sara dikenal dekat dengan isu supranatural dan sering terlibat dalam proyek bertema sejenis. Penampilannya menjadi salah satu kejutan yang ditunggu penggemar film horor.
Produser Rahul Mulani bersama Fadi Iskandar dan Neivy Vilany menekankan bahwa Kuncen tidak hanya menampilkan ketakutan, tetapi juga memperkenalkan makna adat juru kunci dalam masyarakat Gunung Merapi. Peran ini tidak sekadar simbol mistis, melainkan penjaga harmoni sekaligus penghubung antara tradisi dan alam. Pendekatan ini memberi warna baru dalam genre horor lokal.
Dengan kombinasi talenta muda, sentuhan budaya, dan pengarahan Jose Poernomo yang dikenal piawai meramu horor atmosferik, Kuncen menjadi tontonan yang potensial memikat penonton dari berbagai segmen. Film ini tidak hanya menyajikan teriakan, tetapi perjalanan emosional dan spiritual yang melekat kuat pada latar Merapi yang ikonik. ich
