Minggu , 17 Oktober 2021
Home / Showbiz / Film, Musik, TV / Tanpa Film Nasional, Indonesia Jadi Tuan Rumah Festival Internasional Film Perdamaian Dunia

Tanpa Film Nasional, Indonesia Jadi Tuan Rumah Festival Internasional Film Perdamaian Dunia

Jakarta, channelsatu.com: 500 film dari seluruh dunia, seperti dari Amerika hingga Israel dan Palestina ikut Festival Internasional Film Perdamaian Dunia atau  International Film Festival For  Peace, Inspiration, and Equality (IFFPIE), yang akan digelar World Peace Movement (WPM) di Jakarta dari 30 Agustus- 30 September 2012.

Ironisnya meskipun Indonesia selaku tuan rumah dan sekaligus penggagas festival film ini, yang baru pertama kali diadakan di dunia film untuk katagori film perdamaian dunia,ternyata tak ada  satu pun film nasional yang ikut serta.

“Miris dan sedih kalau kita sebagai tuan rumah tapi justru tak satu pun film Indonesia ikut serta diajang ini,” tutur Damien Dematra selaku founder dan Director IFFPIE pada wartawan, Selasa (28/8) di Jakarta.

Menurut Damien ajang ini sebenarnya sosialisinya sudah dimulai sejak April 2011 dan sudah juga diumumkan lewat jaringan film maker dari Without The Fals yang managementnya bagus dan standar internasional.

“Kita juga sudah memberitahukan lewat jaringan sosial Facebook dan Twitter tentang ajang ini dan banyak yang memberikan komentarnya. Tapi mereka tidak mau mengirimkan filmnya,” akunya.

Damien sendiri tadinya ingin mengikut sertakan film yang pernah dibuatnya. “Saya sebenarnya sempat berpikir, kalau film saya pengen diikutkan,karena saya juga terlibat dikepanitiaan jadi tidak bisa ikut,” kilahnya.

Namun Damien tetap bersyukur meskipun Indonesia selaku tuan rumah tidak menyertakan film produksi anak negeri dilomba ini, pesertanya dari penjuru dunia sangat antusias merespon kegiatan ini.

“Saya bersyukur ada 500 film dari berbagai negara menyertakan filmnya diajang Festival ini. Dan setelah melalui seleksi ada 95 film manca negara yang lolos untuk tahap berikutnya,” paparnya lagi.

“Tentu saja film yang ikut serta dalam festival ini, adalah film-film yang berkualitas, diantaranya ada film yang dibintangi para nominator piala Oscar, seperti James Cromwel, Julian Sands dan David Anders yang dikenal dalam film 24, Alias dan Once Upon a Time. Yang jelas di festival film ini, banyak film yang diangkat dari kisah nyata (True Story) seperti konfilk perang Israel dan Palestina, dimana di film itu kita bisa tangkap  benang merahnya, bahwa kedua bangsa itu ternyata sangat
merindukan perdamaian dan ketentraman,” timpal Sofia Koswara selaku Pemimpin WPM yang punya hajat acara ini.

“Tiga film terbaik dari IFFPIE dan sebagian lainnya akan kita putar di Blitz Megaplex Grand Indonesia,serta dibeberapa tempat lainnya yang terbuka untuk umum secara gratis dan sekaligus akan diumumkan pemenangnya pada 30 Agustus ini,” terang Sofia.

Menyinggung tentang tujuan acara ini sendiri, Sofia menjelaskan selain sebagai perwujudan visi dan misi WPM yang cinta damai dalam hidup berdampingan tanpa melihat perbedaan agama, suku dan bangsa, juga dalam rangka peringatan Hari Perdamaian Internasional yang jatuh pada 21 September mendatang.

“Contoh sederhana dari keluarga atau dari rumah tangga saja, kalau kita hidup damai dan tentramkan enak. Kini saatnya perlu tindakan nyata dari kita semua untuk menciptakan perdamaian. Lewat film adalah salah satu acara yang efektif untuk mencanangkan betapa pentingnya perdamaian dalam hidup berdampingan dan bermasyarakat. Kalau bukan kita yang memulai siapa lagi,” tandas Sofia. (Ibra)

About ibra

Check Also

Suasana prescon launching film DVD Shaun The Sheep The Movie: Farmageddon. Foto: DSP.

Dari Meulaboh Sampai Papua, DVD Film Shaun The Sheep The Move: Farmageddon Sudah Hadir di CFC

Jakarta, channelsatu.com: Sequel terbaru dari film Shaun The Sheep, dengan judul : Shaun The Sheep …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *