Syaharani Ibrahim : Kuota Musik 2024 Naik 8 Persen

Share

Jakarta, Channelsatu.com – Industri musik lagi memasuki masa cerah tahun ini. Anggota Anugerah Musik Indonesia (AMI) yang menjadi penggemar musik tahun 2024 menjadi 5046 orang.

“Dibanding tahun silam, kuota musik di tahun ini ada kenaikan 8 persen. Ini era gemilang buat kita. Dan masa yang menggembirakan buat masyarakat Indonesia,” cetus Saira Syaharani Ibrahim, Ketua Kategorisasi AMI Awards 2024 kepada penulis baru-baru ini.

Dikatakannya, meski dilanda krismon dan serbuan pandemi Covid 19, seni budaya RI justru tidak goyang. Tetap bertengger di atas. Tidak hanya ranah musik, industri film juga menaik. Pameran seni rupa terus dihelat dan menggaet animo kurator, pembeli dan peminat.

- Advertisement -

“Kategorinya sebanyak 62 tetap sama. Hanya penamaan kategori World Music kita ganti menjadi kategori global tahun ini,” ucap Syaharani yang akrab dipanggil Rani atau Ra ini.

Mengusung tema ‘pendatang baru’, muncul dan meroketnya puluhan pendatang baru patut digarisbawahi. “Ada Bernadya, Nadim Amizah, Mahalini dan Tiara Andini membanggakan kita semua. Biduanita Bernadya menyodok lima nominasi dalam AMI Awards 2024,” urai Rani lagi.

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards

Malam puncak dan final AMI Awards 2024 akan digelar di Ciputra Enterpreneur Jakarta, 4 Desember 2024. Rani adalah biduanita yang pernah menyabet empat piala AMI Awards 2018.

“Ini berarti musik tetap ceria dan enggak mencemaskan. Musik enggak mati. Tetap abadi sepanjang masa,” timpal Rani yang berdarah Bugis walau dilahirkan di Batu, Malang, Jawa Timur.

- Advertisement -

Ihwal karir musiknya, Rani menceritakan ia memang kerap menyanyikan lagu dari semua genre, ya pop, rock, jazz, hingga blues.

“Saya sudah lama memagari dan semua jenis musik saya bawakan di panggung dan rekaman, toh larinya ke jazz lagi. Aransemen, harmoni dan nadanya tetap kembali ke jazz,” urai Rani yang menerbitkan album jazz bertajuk ‘Love’ dan ‘What A Wonderful World’ produksi Sangaji Music tahun 2016.

Ternyata, dunia panggung dan film layar lebar juga pernah direngkuhnya. Ia pernah menjadi pemeran utama wanita di teater musikal produksi EKI yaitu ‘Madame Dasima’ dan ‘Gallery of Kisses’ di TIM, Jakarta. Apa saja film yang dibintanginya?

“Saya main film pertama berjudul Garasi, Betina (mengisi OST dan menggarap tata musiknya) dan terakhir Lara Ati (film berbahasa Jawa),” cerita Rani.

Apa yang paling berkesan? “Saya disuruh pakai rok. Ini mengherankan karena seumur hidup saya enggak pernah memakai rok,” jawabnya terpingkal.

“Adegan lain. Saya menjadi wanita hamil diluar pernikahan resmi. Ini juga mencemaskan karena saya belum pernah hamil dan belum pernah menikah. Hehehe,” imbuhnya masih tergelak. (Tyo)

Redaksihttps://channelsatu.com/
News and Entertainment

Read more

NEWS