Jakarta, Channelsatu.com – Perusahaan regional SCG kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui program beasiswa *SCG Sharing the Dream* ke-14 pada tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi besar *Inclusive Green Growth* yang mengintegrasikan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dalam mencetak generasi masa depan yang berdaya saing.
Langkah ini sekaligus mempertegas posisi SCG sebagai mitra pembangunan nasional Indonesia dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. Fokus utamanya adalah mendorong lahirnya generasi muda yang kompeten, adaptif, dan mampu berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
Country Director SCG Indonesia, Warit Jintanawan, menilai tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, terutama di tengah persaingan global dan perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan. “Generasi muda perlu memiliki kemampuan adaptasi, berpikir kritis, dan inisiatif untuk menjadi problem-solver bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Pendidikan yang berorientasi pada tujuan tersebut merupakan kuncinya,” ujarnya.
Data International Labour Organization (ILO) menunjukkan bahwa sekitar 16% pemuda di ASEAN masuk kategori NEET (Not in Education, Employment, or Training). Sementara di Indonesia, angka tersebut mencapai 19,44% untuk usia 15–24 tahun, menandakan urgensi peningkatan akses pendidikan dan pelatihan.
Melalui program ini, SCG membuka peluang bagi 400 siswa SMA dan 12 mahasiswa S1 untuk mendapatkan beasiswa sekaligus pelatihan pengembangan kapasitas. Para penerima, yang disebut SCG Scholars, akan mengikuti program *capacity building* mencakup soft skills dan technical skills.
Tidak hanya itu, peserta juga didorong untuk menginisiasi proyek sosial berbasis komunitas dengan pendampingan langsung dari mentor SCG. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan dampak nyata sekaligus melatih kepemimpinan generasi muda.
Dengan mengusung tema “Green Active Generation”, program ini terbuka luas termasuk bagi penyandang disabilitas serta anak dari keluarga pekerja konstruksi di berbagai wilayah seperti Jakarta, Bogor, Tangerang Selatan, Karawang, Sukabumi, Bekasi, Gresik, dan Bandung.
Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 4 Mei hingga 1 Juni 2026 melalui laman resmi yang telah disediakan. Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi sekaligus berkontribusi pada masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
