Jakarta, channelsatu.com: Sukses dengan ide segarnya membudayakan baca buku pada masyakat kecil sekitar Kabupaten Kuningan dan Cirebon, Jawa Barat, lewat karyanya, Qasidah Cinta, R.Reza Pramadia, pendiri Yayasan Insan Kamil Kalimasada semakin berkonsentrasi pada kegiatan social.
Pendiri Barisan Muda Cirebon (BMC) ini juga aktif bergerak di bidang pendidikan dan menggratiskan pendidikan bagi anak yatim dan piatu lewat TK PAUD yang didirikannya.
“Pendidikan yang baru kami jalankan, pendidikan usia dini, seperti pendidikan TK (PAUD). Alhamdulillah, siswanya lebih dari 200 anak, yang seluruh siswanya fakir miskin, yatim dan yatim piatu, semuanya gratis,” ucap R Reza yang juga pengusaha travel, Kecantikan, dan batubara ini pada wartawan di Jakarta kemarin.
Selain memberikan pendidikan gratis, yayasan Insan Kamil Kalimasada juga memberikan bantuan dana bagi warga miskin yang minat berdagang. Reza memberikan bantuan sebesar Rp 200 ribu per orang.
“Ini memang tidak seberapa, tapi lumayan bagi mereka untuk memulai usaha ekonomi kreatif, seperti berjualan tahu gejrot,” ujar pria kelahiran Balikpapan, 20 Juli 1979 ini.
Mengenai pendanaan ratusan anak asuhnya itu, Reza tidak memusingkan masalah tersebut. pasalnya, lelaki yang memiliki kedekatan dengan tokoh di pusaran nasional ini sangat yakin, jika menolong seseorang karena semata Allah, maka secara refleks, Allah akan menolongnya.
“Saya sangat yakin hal itu. Dan Alhamdulillah ternyata banyak teman-teman yang tertarik dan ikut membiayai anak-anak asuh kami,” tukas Reza yang saat ini tengah memperjuangkan 1 Muharam sebagai hari besar nasional anak yatim.
Sementara bagi pemilik Rumah Eza Tour ini, alasan pemilihan mendirikan yayasan di Cirebon, bisa lebih terkontrol.
“Kalau di Jakarta sudah banyak yayasan seperti ini, tapi pengelolaan dan penyaluran dananya tidak bisa dipertanggungjawabkan,” kilahnya
Untuk itu, ia yang tak lain masih keturunan Kerajaan Cirebon ini menyerukan kepada masyarakat luas, khususnya warga sekitar Kabupaten Kuningan dan Cirebon, Jawa Barat, untuk terus meningkatkan pendidikan para fakir miskin, anak yatim, dan yatim piatu. (ibra)
