Jakarta, Channelsatu.com – Trio Grindcore asal Indonesia, Proletar, siap menghentak para penggemarnya dengan single terbaru mereka yang bertajuk “Perbudakan Spiritual”. Single yang akan resmi dirilis pada 1 Mei 2025 melalui kanal YouTube Proletar ini menjanjikan sound yang lebih brutal dari karya-karya mereka sebelumnya, namun tetap setia pada genre Grindcore yang telah mereka usung sejak lama.
“Perbudakan Spiritual” bukan hanya sekadar lagu dengan distorsi dan blast beat yang intens, namun juga membawa pesan yang kuat tentang fenomena sosial yang marak terjadi. Proletar melalui liriknya mencoba menggambarkan kondisi di mana individu atau kelompok secara tidak sadar terikat dan tunduk pada suatu entitas dalam aspek spiritual atau kepercayaan.
“Perbudakan Spiritual” Bercerita tentang kondisi di mana seseorang atau kelompok orang merasa terikat atau tunduk kepada seseorang atau entitas lain, bukan dalam arti fisik, tetapi dalam aspek spiritual atau kepercayaan. Dan tentunya kita bisa melihat fenomena itu bertebaran dimana-mana”, kata para personel Proletar, Ipuletar,Devoy dan Adam mengenai makna di balik single terbaru mereka.
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa Proletar memiliki kepedulian yang mendalam terhadap isu-isu sosial yang terjadi di sekitar mereka. Melalui musik, mereka mencoba untuk menyuarakan keresahan dan mengajak pendengar untuk lebih kritis terhadap berbagai bentuk keterikatan spiritual yang berpotensi merugikan.
Selain perubahan dalam intensitas musikal, Proletar juga memperkenalkan vokalis baru dalam single ini. Adam kini mengisi lini vokal, melengkapi formasi yang masih diisi oleh Ipuletar pada gitar dan Levoy pada drum serta backing vokal. Kehadiran Adam tentu memberikan dinamika baru dalam sound Proletar.
“Perbudakan Spiritual” menjadi penanda konsistensi Proletar dalam berkarya dan mengangkat isu-isu sosial yang relevan. Single ini diharapkan dapat menjadi pembuka yang kuat untuk rilisan-rilisan Proletar selanjutnya, yang dipastikan akan semakin memperkaya khazanah musik Grindcore di Indonesia.
Para penggemar musik ekstrem tentu tidak ingin melewatkan single terbaru dari Proletar ini. “Perbudakan Spiritual” diprediksi akan menjadi anthem baru bagi mereka yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu sosial dan menyukai musik yang agresif dan penuh energi.
Dengan dirilisnya “Perbudakan Spiritual”, Proletar sekali lagi menegaskan posisinya sebagai band Grindcore yang tidak hanya mengandalkan kecepatan dan kebisingan, tetapi juga memiliki pesan yang kuat dan relevan untuk disampaikan kepada pendengarnya. ich
