Jakarta, Channelsatu.com – Musisi solo Sky Sucahyo resmi merilis “Pretty Ugly”, single terbaru yang menjadi pintu masuk menuju album debutnya, *Foreign Language*. Lagu ini menandai kembalinya Sky setelah cukup lama mempersiapkan materi secara matang.
Menurut Sky, proses pengerjaan album ini memakan waktu panjang dan penuh refleksi.
> “Lewat ‘Pretty Ugly’, gue ingin bilang bahwa it’s okay ketika perasaan yang dirasakan pada sebuah momen dapat berubah seiring berjalannya waktu. Bukan berarti kita less of ourselves, tapi memang emosi selalu berkaitan dengan konteks waktu,” ungkapnya.
Album *Foreign Language* sendiri akan menjadi rangkuman perjalanan emosional Sky selama beberapa tahun terakhir, mencakup keresahan soal cinta, arah karier, hingga pergulatan identitas diri.
Dalam produksi “Pretty Ugly”, Sky bekerja sama dengan Daniel Hasudungan sebagai produser yang membantu menerjemahkan visi musikalnya.
> “Gue pribadi merasa sangat beruntung dikelilingi orang-orang yang paham dan selalu membantu. Terima kasih untuk Daniel Hasudungan yang bisa membawa visi di luar kepala gue ke lagu-lagu yang sebagian bahkan sudah hampir 10 tahun,” kata Sky.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Fernanda Gunsan yang konsisten mendukungnya sejak masa kuliah, serta tim produksi seperti Johanes Abiyoso (recording, mixing, mastering, bass), Buggy Adrianto (drums), dan Rizal Polii (trumpet).
Dirilis di bawah FFWD Records dan dikelola oleh Microgram sebagai manajemen, “Pretty Ugly” memperlihatkan kedewasaan musikal Sky yang semakin matang, dengan nuansa reflektif yang kuat.
Kini, publik menantikan seperti apa keseluruhan narasi yang akan dihadirkan dalam *Foreign Language*. Jika “Pretty Ugly” menjadi gambaran awalnya, album debut Sky Sucahyo tampaknya akan menjadi karya yang intim, jujur, dan relevan bagi banyak pendengar. ich
