Kota Tangerang, Channelsatu.com – Upaya penguatan Program Jaga Jakarta+ kembali terlihat ketika Unit Bhabinkamtibmas Sat Binmas Polres Metro Tangerang Kota melakukan sambang langsung ke para pedagang kelapa parut di Pasar Babakan, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, Jumat (14/11/2025) pukul 09.00 WIB. Kehadiran polisi di tengah aktivitas pasar ini menjadi bukti komitmen Polri memperkuat pelayanan publik melalui pendekatan humanis dan kehadiran nyata di lapangan.
Kegiatan yang dipimpin AKP Asep Muhammad Ramdhan, S.H., bersama Aipda Hendri Kurniawan, S.H., ini berfokus pada dialog langsung dengan para pedagang untuk mendengar keluhan, memahami dinamika ekonomi di tingkat akar rumput, serta menindaklanjuti berbagai informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat. Pendekatan ini dianggap penting untuk memastikan stabilitas Kamtibmas tetap terjaga di wilayah padat aktivitas perdagangan.
Dalam interaksi tersebut, para pedagang menyampaikan apresiasi terhadap langkah Polri yang rutin hadir untuk memastikan kenyamanan berdagang, terutama dalam pencegahan pungutan liar (pungli) dan gangguan keamanan yang kerap menjadi ancaman bagi ruang ekonomi masyarakat kecil. Kehadiran Bhabinkamtibmas dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun keakraban emosional antara polisi dan warga pasar.
Personel Bhabinkamtibmas juga mengajak pedagang turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, baik di dalam area pasar maupun sekitar tempat usaha. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan seperti pungli, penipuan, atau gangguan kriminal lainnya yang dapat mengganggu kelancaran aktivitas jual beli bahan pangan.
Selain itu, polisi memberikan penyuluhan Kamtibmas dengan mengingatkan pedagang agar tidak terlibat dalam judi online maupun pinjaman online ilegal yang marak menyasar pelaku usaha mikro. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu, pencurian kendaraan bermotor, hingga tindak pencurian lainnya yang sering terjadi di kawasan pasar tradisional.
Petugas turut mengimbau agar pedagang dan pembeli menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan, serta mendorong petugas keamanan pasar untuk memperketat pengawasan di titik rawan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan kolektif tetap terjaga dan potensi kerugian dapat diminimalisir sejak dini.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa seluruh jajaran Polri harus terus mendekatkan diri kepada masyarakat dengan mengedepankan pelayanan prima melalui budaya 3S—Senyum, Sapa, Salam. Pendekatan humanis ini dinilai efektif memperkuat kepercayaan publik sekaligus meningkatkan efektivitas komunikasi di lapangan.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu menghubungi Call Center 110 jika terjadi gangguan keamanan maupun situasi darurat. Polri berkomitmen memberikan respon cepat sebagai bagian dari optimalisasi Program Jaga Jakarta+ dan upaya menjaga Kota Tangerang tetap aman, nyaman, dan kondusif. ich
