Kota Tangerang, Channelsatu.com – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk memajukan sektor pariwisata tak main-main. Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Pemkot baru saja menggelar sosialisasi penting bertajuk peningkatan kompetensi pramusaji di Gedung Kesenian Kota Tangerang. Acara ini fokus pada pembinaan dan pengawasan bagi pelaku usaha kafe, restoran, dan rumah makan.
Ahmad Yani, Ketua Tim Adiyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Tangerang, menjelaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian integral dari strategi pembinaan yang komprehensif. Tujuannya jelas, untuk memastikan bahwa standar layanan di sektor pariwisata Kota Tangerang terus meningkat.
“Peningkatan kompetensi harus didapat oleh pelaku usaha dan pegawai pramusaji, agar ke depannya jasa usaha pariwisata bisa bersaing dan berkembang, sehingga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang,” tegas Yani, menyoroti urgensi pelatihan semacam ini untuk pertumbuhan ekonomi lokal.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa kegiatan ini berhasil menarik partisipasi dari 50 pegawai kafe, restoran, dan rumah makan. Kehadiran pemateri berkualitas dari Kementerian Pariwisata dan akademisi dari Universitas Pradita juga menjadi jaminan mutu materi yang disampaikan.
“Harapannya, semua jasa usaha pariwisata khususnya di Kota Tangerang bisa terus tumbuh berkembang dan bisa bersaing,” pungkas Yani, menandakan ambisi Pemkot untuk melihat industri pariwisata yang lebih maju dan kompetitif di wilayahnya.
Antusiasme peserta terlihat jelas, salah satunya dari Lean Aryo Rukmana Putra, Supervisor Food and Beverage Western Hotel and Resort. Aryo mengungkapkan bahwa ia mendapatkan banyak wawasan baru, khususnya tentang nilai penting sertifikasi bagi para pramusaji.
“Ternyata sertifikat sangat diperlukan untuk meningkatkan standar kerja, serta meningkatkan value,” tutur Aryo, menggarisbawahi bagaimana pengakuan resmi atas kompetensi dapat secara langsung berdampak pada kualitas layanan dan citra tempat usaha.
Aryo juga menyampaikan harapannya bahwa dengan mengaplikasikan ilmu yang didapat dari sosialisasi ini, sistem operasional di hotelnya dapat diperbaiki. Pada akhirnya, ini diharapkan dapat berujung pada peningkatan penjualan yang signifikan bagi Western Hotel and Resort.
Inisiatif Pemkot Tangerang ini merupakan bukti nyata dari komitmen mereka untuk tidak hanya membina, tetapi juga membekali SDM pariwisata dengan keterampilan yang relevan. Hal ini menjadi kunci untuk menarik lebih banyak pengunjung dan menggenjot sektor pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi daerah. ich
