Tangerang Selatan, Channelsatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus berupaya menata kawasan Pasar Ciputat dengan mengajak para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di trotoar dan badan jalan untuk menempati kios-kios kosong yang telah disediakan di dalam gedung pasar. Langkah ini merupakan solusi konkret pasca penertiban yang dilakukan beberapa waktu lalu.
Kepala Disperindag Tangsel, Abdul Aziz, menekankan bahwa relokasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua pihak, baik pedagang maupun pembeli. Beliau juga menyampaikan kabar gembira bahwa para PKL tidak akan dikenakan biaya apapun untuk menempati kios tersebut. Cukup dengan mendaftarkan diri dan memenuhi persyaratan sederhana, para pedagang sudah bisa memiliki tempat berjualan yang layak.
Syarat yang diajukan oleh Disperindag pun sangat mudah dipenuhi. Para PKL hanya perlu membuktikan bahwa mereka benar-benar seorang pedagang dan memiliki barang dagangan yang akan dijual. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa fasilitas yang disediakan benar-benar dimanfaatkan oleh para pedagang yang membutuhkan.
“Kami sudah menyiapkan los yang nyaman dan aman, tidak ada pungutan biaya. Cukup daftar dengan syarat sederhana: benar-benar pedagang dan memiliki barang dagangan,” ujar Abdul Aziz, Kepala Disperindag Tangsel.
Gedung pasar dua lantai yang telah disiapkan memiliki kapasitas yang cukup besar untuk menampung para PKL. Lantai bawah masih memiliki sekitar 40 kios kosong, sementara lantai atas bahkan mampu menampung hingga 130 pedagang. Selain itu, Pemkot Tangsel juga telah melengkapi area pasar dengan fasilitas parkir yang luas, demi kenyamanan para pedagang dan pembeli yang datang.
Untuk memudahkan para pedagang dalam berjualan, Disperindag juga telah mengatur zona-zona dagang di dalam pasar sesuai dengan jenis barang yang dijual. Para pedagang dapat memilih zona yang sesuai dengan dagangan mereka, seperti zona sayur, ikan, ayam, daging, dan berbagai jenis barang lainnya. Penataan ini diharapkan dapat membuat aktivitas jual beli di pasar menjadi lebih terorganisir.
Meskipun berbagai fasilitas dan kemudahan telah ditawarkan, hingga saat ini masih banyak PKL yang belum bersedia untuk pindah ke lokasi baru. Pemkot Tangsel berharap agar para pedagang segera menyadari manfaat dari relokasi ini dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan. Dengan pindah ke dalam gedung pasar, para pedagang dapat berjualan dengan lebih tenang dan terhindar dari risiko penertiban di kemudian hari.
Pemkot Tangsel juga mengimbau para pembeli untuk berbelanja di dalam gedung Pasar Ciputat yang baru, sehingga dapat mendukung para pedagang yang telah bersedia untuk berjualan di tempat yang telah disediakan. Dengan demikian, aktivitas pasar dapat berjalan lebih tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi semua pihak.
Langkah proaktif dari Pemkot Tangsel ini menunjukkan komitmen mereka dalam menata kawasan Pasar Ciputat secara humanis. Diharapkan, dengan adanya kesadaran dan kerja sama dari para PKL, Pasar Ciputat akan menjadi pasar yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. ich
