Pemkot Tangerang Kerahkan 800 Personel Siaga 24 Jam Hadapi Banjir Akhir Tahun

Share

Kota Tangerang, Channelsatu.com – Memasuki puncak musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dengan mengerahkan 800 personel lapangan yang berjaga selama 24 jam penuh. Langkah ini menjadi satu dari strategi penting Pemkot Tangerang dalam memastikan pengendalian banjir berjalan cepat, responsif, dan efektif di titik-titik rawan banjir.

Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, menegaskan bahwa ratusan personel telah ditempatkan di sejumlah lokasi strategis untuk memastikan saluran air, pompa, hingga pintu air beroperasi maksimal. “Kami terus meningkatkan persiapan seiring memasuki puncak musim penghujan. Kurang lebih 800 petugas kami siagakan setiap hari secara bergantian untuk memastikan aliran air berjalan normal,” ujarnya.

Menurut Iwan, upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan percepatan normalisasi sungai, saluran lingkungan, serta penguatan infrastruktur pendukung. Pemkot mengerahkan lebih dari 30 unit alat berat untuk memperlancar aliran air di berbagai titik yang rawan terjadi penyumbatan maupun pendangkalan.

- Advertisement -

Selain itu, Pemkot Tangerang juga memastikan lebih dari 300 unit pompa air, ratusan rumah pompa, dan pintu air berada dalam kondisi siap operasi. “Sejauh ini seluruh perangkat pengendali banjir terus kami pantau dan pelihara agar berfungsi optimal. Normalisasi juga kami gencarkan di wilayah timur, tengah, hingga barat,” ucap Iwan.

Tak hanya itu, puluhan ribu karung pasir juga telah disiapkan untuk kebutuhan darurat seperti penguatan tanggul sementara, mencegah rembesan, hingga menutup celah turap yang berpotensi jebol. Kesiapan ini diharapkan mempercepat respons petugas ketika terjadi kenaikan debit air mendadak.

Di lapangan, kesiapsiagaan ditunjang sistem koordinasi terpadu antarorganisasi perangkat daerah, termasuk peringatan dini cuaca ekstrem dan laporan masyarakat melalui kanal layanan darurat. Ratusan personel tersebut akan bergerak cepat begitu ditemukan genangan atau aliran sungai yang mulai naik.

Pemkot Tangerang berharap masyarakat turut mendukung upaya mitigasi dengan menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke saluran air, serta ikut memantau kondisi sekitar. “Insyaallah, kami siap menghadapi puncak musim penghujan. Kami berharap masyarakat ikut menjaga infrastruktur agar dapat berfungsi dengan baik,” ujar Iwan.

- Advertisement -

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Tangerang optimistis kesiapan teknis dan personel di lapangan dapat meminimalkan risiko banjir dan menjaga stabilitas aktivitas masyarakat selama musim penghujan. ich

Read more

NEWS