Kota Tangerang, Channelsatu.com – Pemerintah Kota Tangerang terus mengintensifkan upaya mitigasi banjir lewat program normalisasi sungai dan saluran air. Salah satu titik strategis yang tengah ditangani adalah Saluran Irigasi Sipon atau Saluran Induk Tanah Tinggi BTT-01, yang melintasi kawasan depan Lapangan Ahmad Yani dan Alun-Alun Kota Tangerang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang mengerahkan dua unit alat berat dalam pengerukan sedimentasi lumpur serta sampah yang menyumbat saluran air.
Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, menjelaskan bahwa normalisasi ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas aliran air menuju Sungai Cisadane yang berada di hilir. Langkah tersebut menjadi salah satu strategi penting dalam mengantisipasi banjir, khususnya saat curah hujan tinggi melanda wilayah perkotaan. “Kami melanjutkan aktivitas normalisasi dengan melakukan pengerukan lumpur dan sejumlah sampah yang menghambat aliran air selama ini,” ujarnya.
Menurut Iwan, saluran ini menjadi jalur vital yang terhubung langsung dengan pintu air ke Sungai Cisadane di sisi barat. Oleh karena itu, optimalisasi saluran melalui normalisasi dinilai sangat krusial demi menjaga sirkulasi air tetap lancar. Pihaknya menargetkan proses pengerjaan rampung dalam sepekan dengan pemantauan berkala agar hasilnya maksimal dan berdampak langsung terhadap pengurangan risiko banjir di pusat kota.
“Dua unit alat berat kami terjunkan untuk mempercepat dan memaksimalkan hasil pengerukan di area tersebut. Kami akan terus memantau aktivitas ini agar berjalan lancar, efektif, dan efisien,” tambah Iwan. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan agar aliran air tidak kembali tersumbat oleh limbah domestik.
Sementara itu, warga sekitar Lapangan Ahmad Yani turut mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan pemerintah daerah. Salah satunya adalah Rahmat Mulyana yang menyebut aktivitas normalisasi ini sangat bermanfaat. “Saya sendiri sebagai warga sekitar sini sangat mendukung penuh upaya pengerukan lumpur ini. Pastinya sangat berdampak baik, mulai dari saluran airnya semakin lancar sampai tidak perlu khawatir mengenai genangan karena salurannya tidak lagi dangkal,” ungkap Rahmat.
Langkah Dinas PUPR Kota Tangerang ini sejalan dengan komitmen Pemkot dalam meningkatkan infrastruktur drainase serta mengurangi titik-titik genangan. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari program kerja berkelanjutan Pemkot Tangerang dalam memperkuat ketahanan wilayah terhadap dampak perubahan iklim serta cuaca ekstrem. ich
