Musicycle Rilis Album “Musik Konservasi”, Nada-Nada Hijau untuk Bumi yang Lebih Lestari

Share

Tangsel, Channelsatu.com – Di tengah geliat kampanye peduli lingkungan yang semakin mendapat tempat di hati masyarakat, komunitas sepeda Musicycle mengambil langkah berani dengan merilis Mini Album bertema konservasi lingkungan bertajuk “Musik Konservasi”. Album ini diluncurkan bertepatan dengan hari jadi mereka yang kedua, pada 24 Juni 2025, sebagai bentuk nyata bahwa musik bisa menjadi media kampanye yang kuat dan menyentuh.

Berisi enam lagu orisinal hasil karya para anggota komunitas, album ini membawa pesan-pesan ekologis yang dikemas dengan aransemen sederhana namun menyentuh. Judul-judul seperti Perjalanan, Sepeda Koneng, Sekolah Hijau, Marilah Mari Bersepeda, Ciliwung Sungai Purba, dan Menuju Destinasi, mencerminkan semangat Musicycle dalam memadukan musik, lingkungan, dan gaya hidup berkelanjutan.

Menurut Edy Kusno, penggagas Musicycle yang juga seorang guru di SMPN 29 Jakarta, album ini lahir dari keinginan untuk memberi warna baru dalam gerakan pelestarian alam. “Kami percaya musik punya kekuatan emosional. Lewat lagu, kami bisa menyampaikan pesan tentang bumi dan alam secara menyenangkan namun tetap bermakna,” ujarnya.

- Advertisement -

Tak hanya sebatas hiburan, lagu-lagu dalam Musik Konservasi juga mencerminkan realitas dan keresahan terhadap krisis iklim, seperti dalam lagu Hijaukan Bumi, Birukan Langit. Lirik-liriknya mengajak pendengar untuk ikut berkontribusi menjaga lingkungan, mulai dari tindakan kecil seperti bersepeda, hingga gerakan kolektif seperti penanaman pohon.

Peluncuran album ini sekaligus menjadi penanda bahwa komunitas sepeda bukan hanya berkutat pada olahraga semata. Musicycle ingin membuktikan bahwa aktivisme lingkungan bisa dikemas dalam format kreatif seperti musik, agar menjangkau lebih banyak kalangan, terutama generasi muda yang lebih dekat dengan dunia digital dan hiburan.

Selain melalui platform offline, album ini juga akan tersedia di kanal digital Musicycle serta diputar dalam rangkaian kegiatan mereka, termasuk Gowes Touring Ujung Kulon pada 27–29 Juni 2025 lalu. Kegiatan tersebut melibatkan perjalanan sepanjang 196 kilometer melintasi Tangerang Selatan hingga Taman Nasional Ujung Kulon—sebuah simbol dari harmoni antara petualangan, aksi nyata, dan semangat pelestarian alam.

Dengan merilis Musik Konservasi, Musicycle menghadirkan suara baru dalam dunia musik Indonesia yang memadukan kesadaran ekologis dengan karya seni otentik. Sebuah langkah kecil namun berdampak, menyuarakan harapan akan bumi yang lebih hijau, biru, dan berkelanjutan. ich

Read more

NEWS